Berita

Ilustrasi/net

Pertahanan

Bunuh Dua Warga Singapura, Wanita Ini Diamankan Di Jambi

JUMAT, 30 JUNI 2017 | 01:21 WIB | LAPORAN:

Polres Tanjung Jabung di Tanjung Jabung Barat, Jambi menangkap seorang perempuan berinisial K karena diduga terlibat pembunuhan di Singapura.

Hal tersebut disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (29/6).

K ditangkap sekitar pukul 23.00 WIB Selasa (27/6) di sebuah hotel di Jalan Beringin, Kelurahan Patunas, Kecamatan Tungkal Hilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.


Menurut Setyo, K yang merupakan WNI itu ditangkap berdasarkan informasi warga yang mendengar perempuan itu berkomunikasi dengan seseorang terkait kasus pembunuhan yang melibatkannya.

"Pada saat (ada yang) dengar tersebut, kemudian dilaporkan ke polisi karena diduga K terlibat dalam kasus pidana di Singapura," kata Setyo.

Petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga terkait kasus pembunuhan yang melibatkan K diantaranya 5 jam tangan berbagai merek, 3 unit ponsel, 1 iPhone 5, 1 laptop, uang berbagai macam pecahan mulai dari rupiah, dolar Singapura, ringgit Brunei, kyat Myanmar, dolar Kanada, dolar Amerika, yuan China dan beberapa barang lain.

Dua korban pembunuhan yang melibatkan K menurut Setyo adalah warga Singapura. Namun, polisi belum membeberkan motif pembunuhan.  Setyo mengatakan, meski kejadian itu terjadi di Singapura, kasus ini akan ditangani Polri. K tidak akan diserahkan kepada pihak berwenang Singapura.

"Karena asas personalitate maka yang bersangkutan ditangani Polri dan tidak akan diserahkan ke Singapura. Karena dia WNI dan tertangkap di Indonesia," demikian Setyo.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya