Berita

Foto/RM

Nusantara

Jokowi Dan Keluarga Nikmati Liburan Lebaran Di Ragunan

KAMIS, 29 JUNI 2017 | 20:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sama seperti kebanyakan warga, Presiden Joko Widodo juga memanfaatkan momen Lebaran 2017 dengan berlibur bersama keluarga.

Didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, putranya Kaesang Pangarep dan putrinya Kahiyang Ayu, Presiden memilih Kebun Binatang Ragunan di kawasan Jakarta Selatan sebagai tempat liburan keluarga, Kamis (29/6).

Tiba pukul 13.00 WIB, Presiden dan keluarga disambut langsung oleh Kepala Unit Pengelola Ragunan Dina Hamawati dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta Jafar.


Setelah itu Presiden langsung menuju mobil buggy yang telah disediakan untuk berkeliling kebun binatan atau Taman Margasatwa Ragunan. Presiden mengendarai langsung mobil tersebut ditemani putranya Kaesang Pangarep. Sedangkan Ibu Iriana dan putrinya Kahiyang Ayu duduk di kursi belakang.

Para pengunjung yang diperkirkan berjumlah 112 ribu tampak terkejut mengetahui kehadiran Presiden beserta keluarga. Mereka pun langsung menghampiri Presiden untuk berjabat tangan dan berfoto bersama. Tak lupa Presiden juga membagikan buku, kaos, dan kain batik kepada sejumlah pengunjung yang hadir.

Setibanya di Pusat Primata Schmutzer, Presiden terlebih dahulu membeli tiket sebelum masuk ke area satwa. Kemudian Presiden berjalan menyusuri area satwa, mulai dari Kapuchin, Gorila, Lutung Perak, Siamang, Orangutan, Monyet Dige, hingga Owa Jawa. Bahkan Presiden juga sempat memberi makan Gorila sebuah kurma.

Saat ditanya alasannya memilih Taman Margasatwa Ragunan sebagai tempat tujuan wisatanya, Presiden mengatakan, untuk melihat koleksi satwa yang beragam yang meliputi 220 jenis dengan jumlah kurang lebih 2.025 ekor.

"Ya kita pengen melihat hewan-hewan yang ada," ungkap Presiden dilansir dari laman Setkab.

Ragunan memang menjadi salah satu tempat wisata favorit warga lantaran lokasinya yang ada di ibukota dan harga tiket masuk yang sangat terjangkau. Hal tersebut juga diakui oleh Presiden yang ikut membeli tiket masuk seperti pengunjung lainnya.

"Murah meriah, masuk bayar Rp 3.000, yang dewasa bayar Rp 4.000, kan murah meriah," ujar Kelapa Negara yang pernah menjabat sebagai gubernur Jakarta.

Selain itu, Ragunan juga berfungsi sebagai taman pendidikan konservasi dimana setiap pengunjung akan mendapatkan wawasan mengenai fauna dan flora.

"Juga ada sisi edukasinya, mengenalkan pada anak-anak oh ini yang namanya Gajah, Beruang, Monyet, Gorila, Lutung," tutur Presiden.

Setelah berjalan mengelilingi area satwa selama tiga jam, Presiden bersama keluarga meninggalkan Ragunan pada pukul 16.00 WIB. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya