Berita

Indra Jaya Piliang/Net

Nusantara

Indra Piliang Tidak Tertarik Maju Di Pilwalkot Pariaman 2018

KAMIS, 29 JUNI 2017 | 19:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Politisi Partai Golkar, Indra Jaya Piliang mengaku tidak akan maju lagi di Pilkada Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat 2018.

Pilwalkot Pariaman pada tahun 2013 lalu, Indra mencalonkan diri sebagai calon walikota berpasangan dengan Jose Rizal.

"Dari sisi ideologi politik, saya merasa tak tertarik untuk ikut serta," sebut dia menjelaskan alasan tidak maju, di akun Facebook miliknya, Kamis (29/6).


Padahal menurut Indra, untuk memenangkan pertarungan Pilkada tahun depan, dirinya merasa jauh lebih siap, tanpa perlu melihat hasil survei.

"Dulupun saya maju dengan modal 1,5 persen saja kok. Ndak dikenal, apalagi disuka atau dipilih," imbuhnya.

"Saya tak pernah diajarkan untuk memiliki rasa takut, kecuali kepada kekuasaan Allah SWT," lanjut Indra.

Soal digadang-gadanganya calon petahana Genius Umar, yang saat ini menjabat wakil walikota Pariaman, Indra mengisyaratkan bukan karena alasan itu ia tidak maju.

"Saya satu bangku dengan Dr. Genius Umar di SMA, tak elok bacakak sebangku. Tapi saya pernah juga jadi Ketua Kelas dan Komandan Upacara berkali-kali," terangnya.

Cara membacanya menurut Indra tidak sepenuhnya soal kalah-menang, atau ambisi kekuasaan yang melimpah. Jelas dia, itu terlalu mengabaikan kelebihan-kelebihan tradisi dan kultur politik khas Pariaman sebagai kosmopolitan terbuka dengan budaya pesisir yang kental.

"Bagi saya yang terpenting adalah apakah Pariaman sudah berada pada jalur yang tepat untuk menjadi kota yang maju, berbudaya dan mandiri, dengan masyarakat kian sejahtera, terdidik dan sehat secara rohani dan jasmani," ucapnya.

Di luar itu, lanjut Indra, mengusung standar masyarakat perkotaan yang menghargai tamu, berusaha keluar dari lingkaran "maangguak alun tantu satuju, manggeleang alun tantu manolak" itu. Masyarakat moderen tentu tidak serumit itu.

"Nilai-nilai usang dirombak, nilai-nilai baru disemai. Saya masih percaya bahwa masyarakat Pariaman siap untuk berubah menjadi lebih baik," ujar putra kelahiran Pariaman, Sumatera Barat, pada 19 April 1972.

"Salam dari rantau. Maaf atas kekecewaan Relawan Alang Babega dan Nangkodo Baha Institute. InsyaAllah, ada pilihan-pilihan lain di masa datang yang mungkin jadi rahasia takdir kita bersama," pungkas Indra menambahkan. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya