Berita

Barack Obama dan Michelle/Net

Pertahanan

Polisi Patroli Obama Wajib Pakai Body Protector Dan Bersenpi

KAMIS, 29 JUNI 2017 | 11:27 WIB | LAPORAN:

Aparat kepolisian yang bertugas mengamankan kunjungan Barrack Obama akan dilengkapi pelindung tubuh (body protector) dan senjata laras panjang.

Demikian instruksi Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana dalam apel persiapan pengamanan (Pam) kedatangan Obama di kantornya, Kamis (29/6) pagi.

"Tetap waspada. Karena teroris tengah menyasar anggota Polri. Gunakan body protector dan senpi laras panjang. Serta lakukan penjagaan minimal dua orang, jangan jalan sendiri," imbau Suntana.


Suntana juga meminta anggotanya mengamankan jalur yang akan digunakan Obama selama di Jakarta. Namun, ia tidak menyebutkan jalur mana saja yang akan dilalui bekas orang nomor satu di negeri Paman Sam itu.

Hanya saja, Suntana bersyukur lalu lintas jalan raya di ibukota tergolong lengang saat kunjungan Obama, 30 Juni hingga 2 Juli mendatang.

"Alhamdulillah, masyarakat Jakarta masih cuti bersama sampai 3 Juli," tutur jenderal bintang satu yang berlatar belakang intelijen dan keamanan itu.

Total ada 932 personel petugas Polri gabungan yang disiagakan guna mengamankan kunjungan Obama nanti.

Suntana juga menekankan beberapa hal kepada petugas pengamanan. Untuk Kapolres, diminta agar melakukan kegiatan cipta kondisi di waktu-waktu vital. Tujuannya, untuk  menekan angka gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Lalu, melaporkan situasi terkini saat prosesi kedatangan Obama dan acara Diaspora di Mal Kasablanka, Jakarta Selatan. Anggota dibagi penugasan dengan baik agar dapat terlaksana maksimal.

"Semoga Pam Obama dapat berjalan dengan lancar," demikian Suntana.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya