Berita

HIdayat Nur Wahid/Net

MPR: Alhamdulillah Mudik Tahun Ini Tak Menyeramkan

SELASA, 27 JUNI 2017 | 22:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Penanganan mudik Lebaran 2017 diacungi jempol Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI).

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid sangat bersyukur karena sejauh ini tidak ada peristiwa menyeramkan yang dilaporkan terkait Idul Fitri 1438 H ini.

"Alhamdulillah, tradisi mudik tahun ini kita tidak lagi mendengar hal-hal yang menyeramkan seperti tahun lalu peristiwa macet yang demikian sangat parah yang sampai menimbulkan korban jiwa yang dikenal dengan tragedi Brexit. Mudah-mudahan hal baik ini terus dijaga dan ditingkatkan lagi hingga menjadi nol bencana,” katanya di Jakarta, Selasa (27/6).


Anggota Komisi II DPR RI ini juga menyorot soal tradisi pulang kampung atau mudik serta halal bihalal dan hikmah di balik tradisi tersebut. Kata dia, kekuatan silaturahmi sangatlah besar dan berdampak positif.  

"Dengan semangat silaturahmi tersebut, kebersamaan dan persatuan serta kegembiraan bersama diharap tidak hanya saat bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri saja, namun semangat tersebut bisa teraktualisasi pada kehidupan sebelas bulan setelahnya," jelas Hidayat.

Dalam kacamata Politisi PKS ini, silaturrahmi bisa menjadi kekuatan pemersatu bangsa. Segala permasalahan bangsa terutama terkait dengan perbedaan antar rakyat yang berdampak pada keutuhan NKRI bisa dicarikan solusinya dengan bersilaturahmi.  

"Contoh yang paling hangat adalah pertemuan silaturahmi antara para Pimpinan GNPF-MUI dengan Presiden RI Joko Widodo. Pertemuan itu bisa sebagai sinyal bersama untuk kembali sepakat mengokohkan kita sebagai umat dan sesama bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Namun, lanjutnya, bangsa ini harus menjaga dan waspada jangan sampai pertemuan tersebut menjadi ajang politisasi sempit, digoreng-goreng oleh pihak-pihak tertentu hingga menjadi fitnah baru yang akan semakin memecah belah sesama umat dan elemen bangsa.

"Pada akhirmya saya harapkan pertemuan tersebut ke depan akan menghasilkan satu solusi yang konkrit terkait masalah SARA pasca Pilkada, kasus Habib Rizieq, dan soal kasus makar.  Pertemuan tersebut sangat penting untuk dilanjutkan dalam skala yang lebih luas. Intinya, semangat silaturahmi dan halal bihalal adalah semangat yang sangat baik untk menegaskan kembali bahwa kita adalah sebagai satu bangsa dan negara serta satu komitmen untuk NKRI,” tandasnya. [sam]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya