Berita

Dunia

Halal Bihalal Di Quito, Kesempatan Mengenal Indonesia Lewat Makanan

SELASA, 27 JUNI 2017 | 09:53 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Senin (26/6), Duta Besar RI untuk Ekuador, Diennaryati Tjokrosuprihatono, menggelar open house Idul Fitri 1438 H dan halal bihalal bersama masyarakat Indonesia dan sahabat Indonesia dari Ekuador di Wisma Duta RI, di Quito.

Dalam kesempatan itu hadir sejumlah pejabat pemerintah Ekuador, pebisnis,  seniman, perwakilan sahabat Muslim Ekuador dan sejumlah chef ternama Ekuador. Masyarakat Indonesia dari beberapa kota di Ekuador juga hadir. Demikian keterangan pers Counselor Pensosbud KBRI Quito, Lailal KY.

Duta Besar Diennaryati Tjokrosuprihatono dalam sambutan singkatnya menyampaikan makna Idul Fitri dan mengingatkan agar setiap orang senantias introspeksi diri tentang keimanan masing-masing.


Kepada sahabat-sahabat Indonesia di Ekudor yang hadir dalam momen itu, Dubes menjelaskan soal tradisi yang biasa dilakukan di Indonesia dalam merayakan Idul Fitri bersama keluarga, termasuk makanan khas yang biasa disiapkan saat Idul Fitri.

"Sebagai bagian dari keluarga kami selama berada di Ekuador, kami mengundang sahabat-sahabat semua untuk berbagi kebahagiaan bersama kami di sini. Selamat mencicipi lontong opor,  rendang dan makanan khas Lebaran lainnya," ujar Dubes Dienny Tjokro, panggilan akrabnya.

Masyarakat Indonesia dan seluruh tamu asing yang hadir pun menyerbu lontong, opor ayam, rendang, sate Betawi, bakso, otak-otak, kerupuk sampai berbagai kue manis. Ada sebagian tamu yang sama sekali belum mengenal masakan khas Indonesia.

"Ini pertama kali saya menikmati makanan Indonesia, sebuah kesempatan untuk mengenal negeri yang jauh melalui masakannya", ujar Nathalie Calderon, perwakilan dari KLM Quito.

Dalam kesempatan itu juga Duta Besar RI Quito menginformasikan bahwa KBRI Quito bersama Hotel Hilton Colon Guayaquil akan menyelenggarakan kegiatan Wonderful Indonesia Week tanggal 1-6 Agustus 2017. Selama kegiatan itu akan disajikan makanan Indonesia di Restoran Portofino Hilton Colon Guayaquil, penampilan tarian musik Indonesia, dan demo batik serta handycraft.

Kesempatan halal bihalal ini juga menjadi pengobat rindu sejumlah orang yang pernah tinggal dan bekerja di Indonesia, seperti mantan Duta Besar Ekuador untuk Indonesia, Calderon. Ia sangat menikmati suasana kekeluargaan dan makanan khas Lebaran yang disajikan.

Halal bihalal ini sekaligus menjadi ajang promosi makanan Indonesia yang disiapkan juru masak Wisma Duta kepada sahabat-sahabat di Ekuador yang mayoritas penganut Katolik. Umat Muslim di Ekuador sendiri berjumlah sekitar 6 ribu orang di antara 16 juta populasi.

Sedangkan masyarakat Indonesia di Ekuador hanya ada sekitar 50 orang, yang tersebar di beberapa kota di Ekuador. Sebagian besar bekerja sebagai misionaris atau rohaniawan Katolik. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya