Berita

Ilustrasi/net

Dunia

ISIS Tersudut, Penduduk Kota Tua Jadi Tameng Manusia

SENIN, 26 JUNI 2017 | 10:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Para pejuang ISIS masih belum sepenuhnya terusir dari Mosul. Sebagian mereka masih terkepung oleh pasukan militer Irak dan koalisi internasional Amerika Serikat di Kota Tua Mosul

ISIS pun membalas dengan serangkaian serangan bunuh diri di Hay al-Tanak, sebuah lingkungan miskin di sebelah barat Kota Tua.

Namun, Militer Irak tidak mengkonfirmasi apakah para gerilyawan sudah menguasai Hay al-Tanak dan mulai menyerang lingkungan Hay al-Yarmuk di dekatnya. Hanya saja para saksi mata mengaku mereka melihat banyak warga melarikan diri dari daerah tersebut.


Sekitar 350 pejuang Islam, sebagian besar dari mereka adalah orang-orang dari luar Irak, mempertahankan benteng terakhir mereka di Kota Tua Mosul yang padat penduduk. Pejabat Irak mengharapkan pertarungan kota di sana berakhir dalam hitungan hari.

"Sebagian besar mayat adalah orang asing, sebagian besar pejuangnya adalah orang asing. Kami melihat beberapa mencoba melarikan diri melintasi Tigris," kata Mayor Jenderal Sami al-Arithi, seorang komandan Counter Terrorism Service (CTS), dikutip Reuters.

Unit perang kota yang terlatih, bantuan militer Amerika Serikat, memimpin pertarungan di lorong-lorong sempit pada distrik bersejarah yang terletak di tepi barat Tigris.

Dilaporkan juga bahwa lebih dari 50.000 warga sipil, sekitar setengah dari populasi Kota Tua, masih terjebak di belakang garis pertempuran ISIS dengan pasukan koalisi. Warga sipil terjebak dalam rumah-rumah tua yang hancur dalam kondisi mengerikan, dengan sedikit makanan, air atau obat-obatan.

Organisasi bantuan kemanusiaan mengatakan bahwa ISIS memlokade jalur pelarian, menggunakan banyak pengungsi sebagai tameng manusia. Ratusan warga sipil yang melarikan diri dari Kota Tua telah terbunuh dalam tiga minggu terakhir. [ald]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya