Berita

Rudiantara/Net

Nusantara

ARUS MUDIK

Menkominfo: Menyerobot Justru Akan Memperparah Situasi

JUMAT, 23 JUNI 2017 | 09:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara pada musim mudik Lebaran 2017 ini pemerintah telah menambah dan meningkatkan prasarana jalan. Juga menyiapkan skenario-kenarior jalan alternatif untuk mengatasi kemacetan.

Jelas Menkominfo, para operator seluler juga telah bersiaga penuh meningkatkan dan menjaga kapasitas jaringan yang selalu melonjak trafiknya.

"Izinkan saya mengingatkan bahwa selain prasarana jalan dan kendaraaan, yang juga tak kalah penting adalah perilaku pengguna jalan sendiri," kata Menkominfo dalam akun Twitter @rudiantara_id, Jumat (23/6).


"Karena pada dasarnya masyarakat Indonesia selalu mengutamakan kepentingan bersama, maka mudik tahun ini ada tagline-nya: #MudikBarengGuyubRukun," lanjut menteri berusia 58 tahun itu.

Ia menghimbau, dalam perjalanan semangat guyub rukun harus ditunjukkan dengan antrean tertib, misalnya di pintu keluar dan masuk tol.

Budaya antre sangat penting pada saat macet atau ada gangguan lalu lintas. Menyerobot justru akan memperparah situasi.

"Tidak perlu kebut-kebutan, tidak elok saling menyalip. Gangguan sekecil apapun akan berdampak pada kelancaran arus lalu lintas," ujar Menkominfo.

Ia juga menghimbau kepada pemudik untuk beristirahatlah di rest area. Namun juga tidak berlama-lama tanpa alasan atau bahkan merusak fasilitas karena pengguna lain juga membutuhkannya.

Taati rambu dan arahan petugas, terutama pada jalan-jalan fungsional yang pada dasarnya merupakan jalan alternatif dan bersifat darurat.

Terakhir, Menkominfo menghimbau para pemudik untuk menggunakan teknologi, seperti aplikasi 'Ayo Mudik' dari pemerintah untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan BBM, makanan dan lain-lain.

"Saya doakan semoga perjalanan mudik teman-teman selalu lancar, selamat sampai tujuan. Teriring salam untuk keluarga besar di rumah," demikian Menkominfo Rudiantara. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya