Berita

Wiranto/net

Pertahanan

Jalin Kerjasama Dengan Asing, Wiranto: Tangani Teroris Tak Mungkin Satu Negara Sendirian

JUMAT, 23 JUNI 2017 | 05:39 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengungkapkan ada wacana antar negara yang berdekatan dengan Indonesia untuk saling menangani masalah teroris dan radikalisme.

"Sudah ada satu wacana untuk saling membantu karena prinsipnya tidak mungkin satu negara sendirian melawan terorisme," kata Wiranto kepada wartawan, Kamis (22/6).

Wacana kerjasama di kawasan itu kata Wiranto semakin menguat setelah basis ISIS di Marawi Filipina digempur oleh rezim Duterte. Sejauh ini kata Wiranto, komunikasi soal kerjasama itu sudah dikomunikasikan dengan Australia dan Filipina.


"Jadi banyak negara lain yang punya kepentingan terhadap munculnya basis teror di Marawi itu. Ditambah lagi Presiden Duterte pun memberikan lampu hijau untuk mendapatkan bantuan dari negara lain," kata mantan panglima ABRI era Suharto itu.

Wiranto pun mengaku akan ada mekanisme dan prosedur khusus dalam kerja sama itu dan sudah dibahas dengan menteri pertahanan setiap negara.

"Nanti di Manado bulan Juli ada pertemuan enam negara Selandia Baru, Australia, Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Filipina juga akan berbicara masalah ini," demikian Wiranto.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya