Berita

Panglima TNI

Pertahanan

Jenderal Gatot: Pimpinan Pertama TNI Itu Seorang Guru Agama

KAMIS, 22 JUNI 2017 | 04:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan rakyat tidak bisa dipisahkan. Karena sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran rakyat termasuk ulama dan santri. Apalagi pimpinan pertama TNI adalah seorang guru agama, yaitu Jenderal Sudirman.

Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam rangkaian Safari Ramadhan bersama prajurit, PNS dan keluarga, Forkompimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan anak yatim piatu, di Lapangan Markas Brigif Raider 13/1 Kostrad, Tasikmalaya. Rabu malam (21/6).

"Setelah kemerdekaan, para ulama dan santri ada yang kembali ke pesantrennya masing-masing, namun ada pula yang berdagang, berkarya dan sekolah. Sebagian dari mereka terpanggil untuk menjaga keamanan rakyat, maka dibentuklah Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang saat ini kita kenal dengan TNI," jelasnya.


Karena itu dia mengatakan tidak mungkin para ulama merusak kebhinekaan dan merusak Pancasila.

Walaupun hujan deras, acara buka puasa tersebut bersama Panglima TNI tetap berlangsung dengan tertib dan khidmat. Mereka pun shalat di bawah guyuran hujan.

Dalam sambutannya Panglima TNI mengatakan bahwa hujan yang turun tersebut merupakan rahmat dari Allah SWT.

Turut hadir pada acara tersebut, Pangkostrad, Asren, Aspers, Aslog, Askomlek, Aster Panglima TNI, Kabais TNI, Kapuspen TNI, Pangdam III/Siliwangi, Dankodiklat TNI AD, Dansesko AU, Pangdivif 1 Kostrad, Danpussenif, Danpussenkav, Danpussenarhanud, Danseskoad, Kadisjasad, Bupati Tasikmalaya, Walikota Tasikmalaya, Danlanud Wiryadinata, para Asisten Kasdivif 1 Kostrad dan para Komandan Satuan Jajaran Brigif Raider 13/Galuh. [zul]

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya