Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Kekasih Penembak Davidson Sempat Menolak Diajak Ke Banyuwangi

RABU, 21 JUNI 2017 | 17:21 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RCL, anggota kelompok perampokan dengan penembakan terhadap Davidson Tantono, ternyata berprofesi sebagai Ladies Companion (LC) alias pendamping karaoke di salah satu tempat hiburan di bilangan Jakarta Pusat.

Tersangka mengaku kenal SFL karena kerap mendampingi kapten sekaligus eksekutor perampokan tersebut di tempat kerjanya.

"Kenal di karaoke, saya (kerja) LC. Itu sudah lama," ungkap RCL di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/6).


Benih-benih cinta tumbuh di antara LC dan SFL. Apalagi sosok SFL nampaknya selalu bisa memberikan kebahagian tiap kali datang padanya.

Hubungan keduanya berlanjut hingga berstatus sebagai pasangan kekasih. RCL pun ikut dilibatkan dalam aksi perampokan termasuk saat SFL menghabisi Davidson.

Sebagai kekasih, tiap aksi yang dilakukan, RCL mengaku tidak pernah mendapat bagian dari SFL. Menurut pengakuan RCL, dirinya dibebaskan untuk meminta uang oleh kekasihnya itu apabila ingin membeli sesuatu.

"Kalau uang, saya tidak pernah kebagian. Dia (SFL) cuma naruh di dompet untuk masak dan alat mandi," ujarnya.

SFL sendiri sempat melarikan diri ke Banyuwangi, Jawa Timur usai menembak mati David beberapa waktu lalu. Meski sempat menolak, RCL akhirnya luluh dan terpaksa mengikuti kekasihnya.

"Untuk Banyuwangi, pertama saya itu menolak ikut dia. Tapi saya terpaksa. Karena diancam suruh ikut, jangan mau enaknya doang. Saya terpaksa sudah ikut," ungkap RCL.

Kini, RCL tak lagi bisa menikmati hari-harinya bersama-sama sang kekasih. Pasalnya, SFL tewas diujung peluru karena melawan saat ditangkap polisi di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (19/6) lalu.

Selain itu, RCL beserta empat tersangka lainnya harus mendekam di balik jeruji besi karena terbukti berperan dalam aksi perampokan komplotan SFL.

"Saya menyesal kenapa saya sebodoh itu tidak tahu resikonya seperti ini," sesal RCL.

Davidson tewas tertembak di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot, KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat, 9 Juni lalu. Korban ditembak perampok usai mengambil uang tunai di sebuah bank yang berada tak jauh dari lokasi penembakan. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya