Berita

Foto/Setkab

Nusantara

Jokowi Puji Progres Pembangunan Tol Bocimi

RABU, 21 JUNI 2017 | 14:19 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), di Seksi I Ciawi-Cigombong, Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu siang (21/6).

Peninjauan jalan tol tersebut dilakukan Kepala Negara di sela-sela agendanya membagi-bagikan sembako di Bogor.

Jokowi menilai, setelah setahun sejak peninjauan dirinya tahun lalu, perkembangan pembangunan ruas tol Bocimi sangat baik, progresnya sangat baik.


"Dari total 54 km tol Bocimi ini, ini yang di seksi I sepanjang 15 kilometer progresnya tidak ada masalah, pembebasan (tanah) sudah beres semua, konstruksi juga terus, tidak ada masalah," kata dia sambil mengungkapkan pembangunan tol Bocimi berikutnya akan masuk kepada seksi II, III dan IV.

Saat ditanya apakah target penyelesaian pembangunan tol Bocimi itu targetnya molor, Jokowi menegaskan tidak ada molor. "Enggak, enggak ada molor. Tidak ada molor. Tidak ada," tegasnya.

Menurut Jokowi, pihaknya akan menyelesaikan dulu Seksi I, setelah itu baru mulai pengadaan tanah seksi II, pengukuran tanah, nanti baru masuk ke pembebasan lahan.

"Tahun ini. Ini kita kebut-kebutan terus. Kita harus ngerti, ini sudah 1997 dimulai, sudah sejak 1997 ini dimulai," tegasnya.

Yang paling penting, lanjut Jokowi, dirinya mengecek ke lapangan tidak ada masalah, itu saja.

"Selalu kalau di lapangan yang saya tanyakan kepada manajer apa masalahnya, apa. (Dijawab) enggak ada, berarti sudah sesuai dengan progres yang ada," ujarnya.

Jokowi menilai pembangunan Tol Bocimi sangat diperlukan sekali karena kemacetan yang dari Bogor-Ciawi-Sukabumi memang sangat parah sekali.

"Dan saya pernah merasakannya," pungkas mantan Gubernur Jakarta ini dilansir dari laman Setkab. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya