Berita

Foto/Net

Pertahanan

KSAD Ajak Masyarakat Peka Dan Jeli Gunakan Medsos

RABU, 21 JUNI 2017 | 13:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono mengatakan situasi belakangan ini banyak isu yang berkembang di media sosial yang ujung-ujungnya mengarah pada perpecahan bangsa.

Untuk itu Mulyono mengajak semua elemen masyarakat agar peka dan jeli dalam membaca situasi perkembangan di medsos sehingga dapat mengantisipasi berbagai kejadian yang dapat menimbulkan perpecahan sesama anak bangsa. Di bulan suci Ramadhan ini sangat penting bagi seluruh masyarakat untuk menjaga keutuhan bangsa.

Ia juga menekankan kepada setiap anggota di satuannya untuk meningkatkan kejujuran karena kejujuran merupakan modal utama dalam bertugas untuk menjaga stabilitas negara.


"Kesempatan di bulan suci Ramadhan seperti ini selain larangan yang ada dalam menjalankan ibadah puasa kita semua juga dituntut untuk selalu bersikap lebih baik dan berkata jujur," ujar Mulyono pada acara Safari Ramadhan bersama Keluarga Besar Grup-2 Kopassus Kandang Menjangan di Kartosuro, Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/6).

Ia menekankan kepada para prajurit untuk mengevaluasi diri dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, apalagi di bulan puasa. Dengan melaksanakan introspeksi diri. Seluruh prajurit diharapkan dapat menjadi abdi negara yang profesional.

Safari Ramadhan ke Grup 2 Kopassus Kartosuro ini merupakan Safari Ramadhan keenam yang diselenggarakan di beberapa daerah. Setelah dari Grup 2 Kopassus Kartosuro, Mulyono akan melanjutkan Safari Ramadhan berikutnya ke Akademi Militer Magelang.

Kegiatan Safari Ramadhan menjadi agenda rutin yang digelar setiap bulan puasa.

Pada Safari Ramadhan ke Grup 2 Kopassus, Mulyono memberikan santunan sebanyak 500 paket kepada anak-anak yatim piatu di wilayah Surakarta dan para janda warakawuri Grup-2 Kopassus. Selain melaksanakan Safari Ramadhan, Mulyono juga melaksanakan kunjungan kerja dengan memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit dan PNS Grup-2 Kopassus di Aula Gedung Serba Guna Grup-2 Kopasus.

Sementara itu, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ibu Sita Mulyono juga melaksanakan tatap muka dan pengarahan kepada seluruh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang III Grup 2 Kopassus dan Pengurus Pusat Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Kopassus di Aula Batalyon 22.

Dalam kunjungan kerja dan Safari Ramadhan ke Grup 2 Kopassus, KSAD Jenderal TNI Mulyono didampingi oleh para pejabat Asisten Kasad, Kadispenad dan Kadisbintalad serta pejabat Kodam IV/Diponegoro yaitu Pangdam IV/Diponegoro dan Danrem 074/Warastratama Surakarta beserta pejabat Dandim se wilayah Surakarta. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya