Berita

Bisnis

Erajaya Swasembada Catat Kenaikan Penjualan Hingga Rp 5,17 Triliun

RABU, 21 JUNI 2017 | 09:36 WIB | LAPORAN:

. Sepanjang kuartal I 2017 (1Q17), PT Erajaya Swasembada Tbk (Perseroan) mencatat kenaikan penjualan sebesar Rp 5,17 triliun.

Angka tersebut, naik 6,51 persen dibandingkan penjualan periode yang sama tahun sebelumnya, sebesar Rp 4,85 triliun.

"Kenaikan ini berasal dari penjualan beberapa segmen, terutama handset dan aksesoris, dan voucher elektonik," terang Direktur Utama PT Erajaya Swasembada, Budirto Halim dalam siaran persnya, Selasa (20/6) malam.


Selain itu, Perseroan membukukan Laba Bruto sebesar Rp 482,54 miliar di 1Q17. Atau naik sebesar 19,91 persen dibandingkan kuartal I 2016 (1Q16) sebesar Rp 409,23 miliar.

Sementara, laba Komphehensif Tahun Berjalan Perseroan di 1Q17 tercatat sebesar Rp 68,37 miliar. Diketahui naik 14,22 persen dari 1Q16 sebesar Rp 59,85 miliar.

"Sampai dengan 1Q17, Perseroan memiliki 77 titik distribusi dan 729 owned reatil outlet," lanjutnya.

Selain itu, Perseroan juga memiliki kerja sama dengan kurang lebih 48.000 toko retail pihak ketiga.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahunan itu Erajaya juga menyepakati pembagian dividen tunai sebesar Rp 20 setiap saham. Secara keseluruhan, sebesar Rp 58 miliar sebelum pajak, yang akan dibayarkan atas 2,9 miliar saham.

"RUPS Tahunan Perseroan menyetujui penggunaan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Perseroan tahun buku 2016 sebesar Rp263,755 miliar," pungkasnya.

Dalam RUPS 1Q17 itu, juga mengangkat kembali Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya