Berita

Foto/Net

Nusantara

ITW: Kesiapan Petugas Kunci Kelancaran Mudik

SENIN, 19 JUNI 2017 | 10:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Musim mudik Lebaran menjadi ritual rutin masyarakat Indonesia untuk pulang kampung bersama. Bukan hanya masyarakat yang merayakan Idul Fitri, namun masyarakat lainnya juga memanfaatkan libur Lebaran untuk silaturrahmi bersama keluarga di kampung halaman.

Tentu mudik akan berdampak pada kepadatan kendaraan yang potensi menimbulkan kemacetan. Dalam kondisi mudik, kesiapan infrastruktur, sarana prasarana akan menjadi sia-sia, jika tidak disertai ketaatan dan ketertiban berlalu lintas, termasuk kesiapan dan keseriusan petugas di lapangan.

Untuk itu, Indonesia Traffic Watch (ITW) menyarankan kepada masyarakat agar tidak menjadikan ruas tol satu-satunya jalan untuk mempercepat tiba di tempat tujuan.


"Petugas harus memberikan informasi lebih awal tentang kondisi dan kemampuan daya tampung jalan serta dampaknya jika terjadi penumpukan kendaraan," kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan, Senin (19/6).
 
Menurut Edison, dalam kondisi musim mudik, petugas di lapangan harus proaktif untuk memberikan informasi. Petugas tidak boleh membiarkan masyarakat untuk memilih sendiri jalan yang akan di lewati para pemudik. Upaya itu untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan di satu titik yang bisa menimbulkan kemacetan bahkan terulangnya kasus Brexit seperti tahun lalu.
 
"Kesiapan, kemampuan dan keseriusan petugas sangat menentukan terwujudnya kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran) lalu lintas," tegas Edison.
 
Dikatakan, petugas khususnya Korps Lantas Polri harus sudah memetakan dan memiliki solusi efektif untuk mengatasi kendala dari kemampuan daya tampung jalan serta berbagai kendala seperti penyempitan jalan dan pasar tumpah. Karena kendala-kendala itu sangat potensi menimbulkan kemacetan hebat.
 
Edison juga berharap, petugas di lapangan telah siap mengantisipasi semua kendala-kendala yang menyebabkan terjadinya penumpukan kendaraan agar tidak terjadi kemacetan. Tetapi tidak kalah pentingnya adalah perilaku pengguna jalan yang harus tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
 
"Apabila petugas lambat menemukan solusi dan pengguna jalan tidak tertib dan taat aturan akan menambah kompleksnya permasalahan lalu lintas," pungkasnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya