Berita

Ricky Prayoga (baju merah)

Politik

Setelah Memaki dan Menganiaya, Oknum Brimob Ancam Tembak Wartawan Antara

SENIN, 19 JUNI 2017 | 00:37 WIB | LAPORAN:

Kekerasan terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik kembali berulang.

Kali ini, kekerasan dilakukan oleh sejumlah oknum Brimob terhadap wartawan  Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Ricky Prayoga yang tengah meliput ajang kejuaraan bulu tangkis partai final pertama, Indonesia Open Super Series di Jakarta Convention Centre (JCC), Senayan, Jakarta, sekira pukul 15:00 WIB (Minggu, 18/6).

"Saya datang ke lokasi venue Jakarta Convention Centre (JCC) sekitar pukul 15.00. Ketika itu pertandingan pertama final indonesia terbuka 2017. Karena masih bermain saya berniat menuju ATM dulu untuk melakukan transaksi," kata Ricky dalam dalam keterangannya.


Ketika dalam perjalanan menuju ATM, Ricky mengaku tepat berada di belakang para SPG. Di tempat itu ada beberapa Brimob yang tengah asyik memandang para SPG yang tengah lewat.

"Mungkin secara tidak sengaja melihat saya, ketika itu saya beradu pandang dengan salah satu petugas bernama Adam. Saya berusaha memalingkan pandangan tapi ketika saya melihat lagi dia masih melihat ke arah saya dengan mengikuti sampai berjarak beberapa langkah. Saya dalam posisi baru datang mengira ada yang salah dengan penampilan saya langsung bertanya, "Ada apa Mas, apa ada yang salah dengan penampilan saya?" Karena saya berpikir mungkin ada kotoran di wajah saya," urainya.

Namun bukan jawaban mengenakan yang didapat, Brimob Adam justru memaki Ricky dengan makian yang tidak pantas. Adam menyebut umpatan kasar khas Indonesia bagian timur yang ditujukan kepada ibunda orang yang tidak disukai.

"Apa kau, ada undang-undangnya jangan melihat? puk***ai kau!! Kalau tidak mau dilihat jangan jadi manusia," umpat Adam, seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Redaksi tersebut.

"Saya tidak tahu artinya kata tersebut apa, namun saya konfirmasi. Ketika konfirmasi tersebut Adam dan tiga orang berusaha mengamankan saya layaknya seorang maling," beber Ricky.

Bersama rekan-rekannya, Adam kemudian berusaha untuk memiting, dan berusaha membenturkan Ricky ke tripleks, dia juga hendak dibanting. Namun Ricky terus meronta dan menanyakan apa maksud dari perbuatan mereka. Salah satu Brimob malah menuding Ricky telah melawan petugas dan untuk itu harus segera diamankan.

"Amankan saja bikin onar ini orang melawan petugas. Saya tanya melawan apa," ujar Ricky.

Mendengar itu, pelaku Adam malah mengancam untuk menembak Ricky dengan menggunakan senapan panjang.

"Adam bilang 'kau nantang petugas, kukokang juga kau,' sambil berusaha mengacungkan senjata laras panjangnya ke arah saya," cerita Ricky lagi.

Selepas itu, Ricky kemudian berusaha dibawa ke pos polisi, tapi dia menolak. Akhirnya karena dekat dengan media centre, Ricky menuju ke sana dengan masih berusaha dipegang oleh Adam Cs.

Di sana Ricky berusaha didamaikan panitia. Namun ketika itu salah satu rekan Adam bilang, "Sikap lu nantangin Bro. Ayo kita selesaikan di luar, lu lepas id lu dan gue lepas seragam gue".

"Akhirnya keadaan mulai tenang setelah Pak Dwi (Brimob senior) yang kemungkinan bertugas di Petamburan datang dan berusaha memediasi. Akhirnya saya dan Adam berjabatan tangan setelah saya dengan Pak Dwi, namun Bapak Adam ini menyalami saya tanpa melihat saya dan rekan-rekannya langsung meninggalkan tempat tanpa satu katapun. Terkecuali Pak Dwi dan rombongannya," sambung Ricky.

Ada beberapa media yang sempat melihat dan mendokumentasikan insiden tersebut. Mereka adalah Alan dari Kumparan.com, Adi dari Satu.com, Krisna dari Metrotvnews.com, dan Zaenal dari Indosport. [zul]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya