Berita

Saleh Daulay/Net

Politik

BPOM Perlu Jelaskan Ke Publik Soal Izin Peredaran Mie Samyang

MINGGU, 18 JUNI 2017 | 17:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Langkah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik beberapa mie instan asal Korea Selatan yang diduga mengandung babi perlu didukung dan diapresiasi.

Tindakan menarik mie instan merk Samyang (U-Dong), Samyang (Kimchi), Nongshim, dan Ottogi merupakan salah satu upaya perlindungan konsumen yang memang sudah semestinya rutin dilakukan. Terlebih, di saat melaksanakan ibadah puasa seperti ini.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menjelaskan bahwa mie instan mengandung babi boleh saja dijual di Indonesia, asalkan ada label yang jelas menyebut hal itu.


"Tapi kalau tidak ada labelnya, ini menjadi masalah, sebab bisa saja dibeli dan dikonsumsi orang Islam. Sementara dalam ajaran Islam, daging babi betul-betul diharamkan. Ada ketidakjujuran yang dilakukan oleh importirnya," jelasnya dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Minggu (18/6).

Saleh juga mempertanyakan kinerja BPOM dalam mengawasi peredaran mie tersebut. Ini mengingat izin impor bisa diperoleh jika pengusaha impotir terlebih dahulu meminta izin kepada berbagai instansi terkait, termasuk kepada BPOM untuk melihat tingkat keamanan pangan yang akan diimpor tersebut.

"Waktu mengeluarkan izin, apakah BPOM tidak mengecek ini. Mestinya soal kandungannya juga harus diperiksa. Kenapa setelah masuk ke Indonesia baru kemudian ada temuan seperti ini?," tanyanya.

Oleh karena itu, politisi PAN ini mendesak BPOM untuk menjelaskan ke publik mengenai waktu peredaran mie-mie tersebut di tanah air. Ditakutkan mie-mie tersebut telah banyak dikonsumsi oleh masyarakat tanpa mengetahui bahwa ada kandungan babi di dalamnya. Kalau itu betul, bisa jadi ini kelalaian pihak BPOM untuk melakukan antisipasi.

"Apresiasi kita pada BPOM tidak mengurangi upaya kita untuk mengoreksi berbagai hal yang dianggap tidak benar. Ini harus betul-betul menjadi perhatian BPOM. Perlu ada penjelasan resmi dari BPOM," pungkasnya. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya