Berita

Foto/Net

Nusantara

Pastikan Kelengkapan Kapal Berfungsi, Dirjen Pudji Uji Coba Langsung Pelepasan Sekoci

MINGGU, 18 JUNI 2017 | 16:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Demi memastikan kelengkapan keselamatan kapal berfungsi dengan baik jelang mudik lebaran, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melakukan simulasi pelepasan ILR (Inflatable Life Raft) atau lebih dikenal dengan sekoci.

Simulasi ini dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Pudji Hartanto, KMP. Dharma Rucitra saat dalam perjalanan menuju Pelabuhan Ketapang.

Uji coba dilakukan 2 kali. Percobaan pertama, pelepasan sekoci tidak berjalan sempurna. Tali pengikat sekoci terlalu panjang sehingga tidak dapat menarik pompa sekoci dan berakibat sekoci tidak dapat berkembang.


Melihat percobaan pertama gagal, Dirjen Pudji langsung memerintahkan kapten kapal untuk melakukan percobaan pelepasan sekoci yang kedua.

"Saya ingin memastikan apakah sekoci yang menjadi kelengkapan keselamatan kapal dapat berfungsi atau tidak," tegasnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (18/6).

Pada percobaan kedua yang dilakukan oleh kapten kapal, sekoci yang dilepas berhasil berkembang dengan sempurna.

Selain memastikan sekoci berfungsi dengan baik, Dirjen Puji juga melihat dan memastikan fasilitas keselamatan lain di kapal. Seperti manifest penumpang dan jaket pelampung.

"Selama ini kita tahu teori-teori-nya, hanya apakah penumpang paham dan tahu cara menggunakan jaket pelampung misalnya. Seharusnya dalam kapal penyeberangan ada peragaan penggunaan jaket keselamatan sebagaimana di pesawat. Tidak harus diperagakan oleh orang tapi cukup video," kata Pudji.

Pudji menegaskan bahwa keselamatan di kapal penyeberangan menjadi tanggung jawab semua pihak, termasuk awak kapal.

"Saya tahu mereka paham teori tentang keadaan darurat, namun apakah mereka pernah praktik tentang cara melepas sekoci penyelamat. Nah makanya tadi saya minta kapten kapal yang saya naiki untuk melepas sekoci penyelamat," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya