Berita

Nusantara

PILBUP CIREBON

Gerindra-PKS Berkoalisi, PDIP Yakin Cirebon Tetap Merah

SABTU, 17 JUNI 2017 | 11:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Gerak cepat PKS dan Gerindra yang sudah mendeklarasikan koalisi untuk melawan incumbent asal PDI Perjuangan di Kabupaten Cirebon, tidak membuat partai banteng gentar.

Seperti disampaikan Ketua DPC PDIP Cirebon, H. Mustofa. Ia mengatakan, masih dini untuk menyimpulkan kondisi saat ini sebagai acuan. Dia yakin peta politik akan berubah.

"Kepastian PDIP melakukan koalisi atau tidak itu tergantung dari rekomendasi yang keluar dari DPP PDIP. Ketika rekomendasi keluar, secara otomatis peta politik akan berubah," katanya, dikutip RMOL Jabar, Sabtu (17/6).


Politisi yang akrab disapa Jimus itu mengatakan, walau PDIP bisa mengusung satu pasangan tetapi tidak menutup kemungkinan mengambil langkah koalisi. Hanya saja, partai lain yang bergabung sifatnya hanya memberi dukungan. Koalisi juga tidak tergantung peta politik Pilgub DKI Jakarta 2017.

"PDIP belum fokus pada koalisi partai. Kami masih melakukan tahapan verifikasi penjaringan Bakal Calon Bupati (Bacabup). Yang jelas, Kabupaten Cirebon tetap warna merah untuk menduduki posisi E-1," kata Ketua DPRD Kabupaten Cirebon itu.

Soal kapan rekomendasi keluar dari DPP PDIP, Jimus mengaku belum mengetahui. Namun, diperkirakan, rekomendasi keluar di bulan Desember 2017.

"Biasanya PDIP mengeluarkan rekomendasi itu di last minute," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra, menambahkan, pihaknya menganggap biasa koalisi yang sudah dibangun partai politik jelang Pilkada. Koalisi untuk menghadang atau menghambat petahana maju kembali sudah lumrah.

"Insya Allah PDI Perjuangan tetap menang di Kabupaten Cirebon. Yang jelas Kabupaten Cirebon ke depan akan kembali merah," ucapnya. [ald]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya