Berita

Deddy Mizwar/net

Politik

PILGUB JABAR

Popularitas Dan Elektabilitas Deddy Mizwar Tertinggi

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 19:29 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Figur Deddy Mizwar memiliki popularitas tertinggi dibanding figur lain yang dikabarkan berpotensi maju ke Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2018.

Demikian kesimpulan survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) yang melakukan jajak pendapat masyarakat Jawa Barat untuk menilai opini masyarakat terkait Pilkada Jabar terhadap tingkat Popularitas, Akseptabilitas, Kapabilitas dan Elektabilitas Para tokoh nasional dan tokoh Jawa Barat yang berpotensi.

Direktur LKPI, Arifin Nur Cahyono, mengatakan, dalam hal popularitas, Deddy Mizwar meraih 93,7 persen suara responden. Lalu Abdullah Gymnastiar 89,4 persen, Rieke Dyah Pitaloka 89,3 persen, Dede Yusuf 78,2 persen, Ridwan Kamil 51,2 persen, Dedi Mulyadi 51,1 persen, Mochamad Sohibul Iman 46,2 persen, Netty Prasetyani 42,1 persen, Agung Suryamal 20,1 persen, TB Hasanudin 23,2 persen, dan Mulyadi 10,3 persen.


Survei dilakukan mulai 20 Mei sampai 30 Mei 2017 dengan jumlah responden 1816 orang dari total jumlah DPT Jawa Barat pada Pilpres 2014 sebanyak 33.045.082 pemilih, dengan tingkat kepercayaan survei 95 persen dan margin of error sekitar 2,3 persen.

Sementara, dalam hal elektabilitas jika diadakan pemilihan gubenur hari ini maka jawaban respoden berdasarkan nama tokoh yang populer dan berpotensi maju, Deddy Mizwar adalah yang teratas dengan 34,5 persen.

Kemudian disusul Rieke Dyah Pitaloka 17,2 persen, disusul Dede Yusuf 10,2 persen, Ridwan Kamil 7,9 persen, Dedi Mulyadi 7,1 persen, Mochamad Sohibul Iman 4,4 persen, Netty Prasetyani 3,7 persen, Kemudian Agung Suryamal 2.5 persen, Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym 2,2 persen, Tubagus Hasanuddin 2,4 persen, Mulyadi 1,7 persen. Sedangkan yang belum memberi jawaban 6,2 persen. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya