Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

APP Kembali Donasikan Ribuan Mushaf Alqur'an

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 14:58 WIB | LAPORAN:

Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas bersama Lembaga Kemanusiaan ESQ mendonasikan 1000 mushaf Alqur'an dan tiga mushaf Alqur'an braile yang diserahkan secara simbolis kepada Ketua Umum Lembaga Kemanusiaan ESQ, Lea Irawan.

Selain itu juga terdapat donasi 500 buku cara belajar membaca al quran dan 5 ribu buku tulis sinar dunia dari APP Sinar Mas.

Acara yang bertempat di Kantor Pusdiklat Batan Pasar Jumat ini turut dihadiri oleh Kepala Batan, Djarot Sulistio Wisnubroto, Ary Ginanjar selaku pendiri lembaga ESQ kemanusiaan, serta Nurhayati Subakat, Founder Wardah Kosmetik.


"Kami senang dapat berbagi kebaikan dan memberi manfaat melalui donasi mushaf Al Quran ini. Hal ini merupakan komitmen kami untuk berbagi kebaikan kepada semua, sekaligus mendukung pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan Al Quran di tanah air," ujar Direktur APP Sinar Mas, Suhendra Wiriadinata melalui siaran pers.

Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013 mendata ada sekitar 54 persen dari total populasi umat Islam di Indonesia yang belum dapat membaca Alqur'an. Sedangkan data Kementerian Agama tahun 2011 mencatat kebutuhan Alqur'an di Indonesia mencapai 2 juta mushaf per tahun, sementara daya cetak baru 300 ribu setiap tahunnya. Karena itu, APP Sinar Mas mendukung pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan Alqur'an bagi umat muslim di Indonesia.

Sejak tahun 2008 sampai dengan tahun ini, APP Sinar Mas telah mendonasikan 600 ribu mushaf Alqur'an ke berbagai wilayah di Indonesia bersama dengan berbagai mitra.

"Selain mendonasikan mushaf Alqur'an, sampai dengan tahun ini kami juga telah mendonasikan 120 ribu Buku Cara Membaca Alqur'an Bagi Anak-Anak dan juz amma, serta 700 set Alqur'an braile bagi tuna netra," paparnya.

Kertas Alqur'an yang diwakafkan ini menggunakan kertas premium khusus Sinar Tech atau yang lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP). Produk kertas yang dikembangkan oleh unit industri APP, Indah Kiat Pulp & Paper �" Tangerang ini memiliki tekstur yang sangat halus. Selain itu, hasil cetakannya sangat baik dan detil. Tinta tidak meluber, dan tidak tembus serta tidak menyilaukan mata pembacanya. Bahkan, kualitas cetakannya mampu bertahan hingga 100 tahun dalam keadaan normal.
 
Kelebihan lainnya, produk kertas ini sudah memenuhi sertifikat halal dari MUI karena bahan baku dan proses produksinya telah memenuhi kaidah kehalalan. 90 persen dari produk ini diekspor ke negara-negara yang menjadi rujukan pusat-pusat percetakan Alqur'an seluruh dunia, antara lain Arab Saudi, Turki, Iran, dan Kuwait.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya