Berita

Publika

Siapakah Ulama Pewaris Para Nabi?

JUMAT, 16 JUNI 2017 | 10:52 WIB

APAKAH ada jalan kenabian yang mudah? Nabi agama apapun, adakah jalan kenabian yang mudah? Tidak!!! Tidak ada jalan kenabian yang mudah. Termasuk nabi dari kalangan para Raja, seperti Nabi Sulaiman.

Bahkan Nabi dengan kegantengan tingkat langit sepert nabi Yusuf juga mendapat ujian berupa fitnah pornografi yang berat pada masanya. Semuanya diuji dengan cobaan yang dahsyat...

Lantas, jika ulama adalah pewaris para nabi maka seharusnya mereka juga mewariskan atau mengalami cobaan seperti yang dialami para nabi atau ulama sebelum mereka. Jika karena sorban dan jubah, jika karena punya pesantren dan madrasah atau sering tampil di stasiun televisi hingga bisa kita tonton di rumah seseorang disebut ulama dengan mudah, maka bagi saya itu baru proses awal untuk menjadikannya sebagai ulama pewaris Anbiya'.


Ulama pewaris para nabi adalah mereka yang siap ber-amar ma'ruf (menyeru pada kebaikan) yang bersifat lemah dan lembut penuh kasih sayang. Namun juga siap bernahi munkar (mencegah kemungkaran) dengan penuh sifat tegas bahkan keras bila sudah melampaui batas. Bagi ulama pewaris para nabi, tidak ada toleransi untuk segala bentuk kejahatan, kedzoliman, penindasan dan kemungkaran.

Karena itu seorang ulama pewaris para Nabi bukan saja dituntut mampu beramar ma'ruf, tapi harus lulus semacam 'uji kompetensi' keberanian untuk bernahi munkar. Jika ada ulama melihat kemunkaran tapi diam saja, itu tandanya baru berproses menjadi ulama. Bahkan, (misalnya) jika ada ulama yang mengambil manfaat dari kemunkaran itu, pastikan itu ulama palsu. Sebab, zaman para nabi juga ada Nabi palsu.

Beramar ma'ruf dan bernahi munkar dengan ilmu pengetahuan serta siap menerima resiko atas misi kenabian, sesungguhnya merekalah ulama pewaris para Nabi. Karena itu, jangan takut-takuti ulama seperti ini dengan ancaman penjara, sebab siksaan dan kematian demi karena amar ma'ruf dan nahi munkar adalah jalan kenabian yang mereka pilih dengan penuh kesadaran.

Apakah Indonesia punya ulama seperti ini? Insya Allah banyak... Para Kiyai yang berteriak lantang *"Allahu Akbar"* dan memimpin santrinya mengusir penjajah, merekalah ulama pewaris para nabi. Ulama seperti itu bisa terpersonifikasi antara lain melalui sosok hebat dan mengagumkan seperti Almukarom Mbah KH. Hasyim Al Asy'ari, KH. Achmad Dahlan, Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bondjol, dan lain-lain.

Buya Hamka termasuk generasi baru ulama Indonesia yang memilih jalan beramar ma'ruf nahi munkar dengan ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Karena jalan kenabian yang dipilihnya, maka masa penjara yang dilaluinya adalah semacam ujian kenaikan tingkat untuk lebih dekat menapaki jalan kenabian menuju hakikat perjuangan, cobaan dan penderitaan para nabi atau ulama sebelumnya.

Sebab, tidak ada nabi yang tidak diuji. Kebanyakan mereka diuji dengan penderitaan bukan dengan kenikmatan. Maka makin menderita ulama karena berbagai tekanan, maka makin dekat dia sebagai ulama pewaris para Nabi. Sebaliknya, makin mewah kehidupan ulama karena jabatan atau kedudukannya, maka semakin panjang jalan yang harus dilaluinya sebagai pewaris para Nabi.

Beruntung kita di Indonesia masih menyisahkan banyak ulama pewaris para nabi. Dah, itu aja. Cukup ya...[***]


Dr. Iswandi Syahputra
Dosen UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya