Berita

Syamsul Alam/Puspen TNI

Pertahanan

176 Prajurit TNI Diberangkatkan Ke Daerah For Baranga Dan Habila Afrika

KAMIS, 15 JUNI 2017 | 16:23 WIB | LAPORAN:

176 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Batalyon Komposit Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid (United Nations Mission In Darfur) atau Indonesian Battalion (Indobatt-03) diberangkatkan ke daerah For Baranga dan Habila

Pelepasan ratusan prajurit TNI dalam suatu upacara militer yang dipimpin oleh Komandan Satgas Yonkomposit Letkol Inf Syamsul Alam di Lapangan Apel Indobatt-03, El Geneina, Sudan, Afrika, Rabu (14/6).

Dalam penugasannya 176 prajurit TNI terbagi menjadi dua daerah penugasan yaitu satu kompi 92 personel di For Baranga dan 84 personel di Habila dengan pimpinan Wadan Satgas Yonkomposit Mayor Inf Jenris Yulmal Vinas.


Mengawali sambutannya, Komandan Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid Letkol Inf Syamsul Alam menyampaikan, For Baranga dan Habila merupakan daerah baru bagi Prajurit Garuda. Di daerah tersebut terdapat aset-aset United Nation (UN) yang sangat perlu diamankan oleh Pasukan Garuda.

"Penunjukan ini merupakan salah satu wujud kepercayaan PBB dan Afrika United kepada Pasukan Garuda Indonesia yang tergabung dalam Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C/Unamid," kata Letkol Inf Syamsul Alam.

Lebih lanjut Letkol Inf Syamsul Alam menekankan kembali kepada Pasukan Garuda Indobatt-03, agar seiring berjalannya waktu dan daerah penugasan dibagi menjadi empat daerah diharapkan dapat menunjukkan kinerja, profesionalisme, bangun kerjasama yang baik dengan prajurit negara lain dan warga setempat.

"Saya selaku Dansatgas mengingatkan kembali tetap jaga keamanan, keselamatan dan kesehatan selama diperjalanan. Kemudian saat menempati daerah tersebut, tidak menutup kemungkinan adanya hambatan, ancaman, gangguan atau faktor cuaca dan karakteristik medan yang belum pernah dilalui oleh pasukan kita," tandas Letkol Inf Syamsul Alam.[wid] 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya