Berita

Panglima Gatot di DPR/RMOL

Pertahanan

Panglima TNI: ISIS Ibarat Sel Tidur Yang Bisa Bangun Kapan Saja

KAMIS, 15 JUNI 2017 | 16:09 WIB | LAPORAN:

Indonesia harus serius menyikapi pergerakan teroris yang sedang digempur habis di wilayah Marawi Filipina Selatan.

Demikian disampaikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo usai rapat kerja bersama Komisi I DPR di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (15/6).

Gatot menyebut bahwa ia sudah memperkirakan bahwa pusat aksi terorisme oleh negara Islam (ISIS) di wilayah Asia Tenggara berpusat di Filipina Selatan.


"Saya sudah mengingatkan pusat Islamic State Asia Tenggara ada di Filipina Selatan, 1,5 tahun yang lalu saya bicara, kemudian (kemarin) terjadi di Marawi yang selama ini tidak pernah terdengar," jelas Gatot.

Lebih lanjut, Gatot pun menegaskan jika ISIS ibarat sel tidur yang bisa bangun kapan saja mereka mau. Menurutnya, Tentara Filipina AFP pernah menyebut gerakan itu hanya sedikit, sekitar 50-100 orang.

"AFP memperkirakan di sana hanya 50-100, ternyata sampai 600 buktinya adalah korban dari teroris saja sudah 134, jadi sebenarnya di sana ada sel-sel ISIS yang tidur dari 50-100 tiba-tiba 600," tambahnya.

Namun Gatot mengaku bersyukur dengan pernyataan tegas Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam penumpasan terorisme yang mengesampingkan Hak Asasi Manusia (HAM). Sejatinya kata Gatot menumpas terorisme memang harus dilakukan secara total.

"Saya merasa bersyukur Presiden Duterte akan mengesampingkan HAM untuk menumpas teroris," demikian Gatot.[san]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya