Berita

Gatot Nurmantyo/Puspen TNI

Pertahanan

Panglima TNI: Hidup Damai Jangan Saling Menyalahkan

KAMIS, 15 JUNI 2017 | 10:34 WIB | LAPORAN:

Jangan saling menyalahkan, menyebar kebencian, menjelekkan dan saling mengkafirkan orang lain.

Hal ini sering terjadi sehingga membuat beberapa tempat tidak damai, apabila terus berlanjut maka negara Indonesia bisa porak poranda akibat perang sendiri.

"Benih ini  sudah ada, mari kita sama-sama sadarkan rekan-rekan kita, teman-teman kita yang suka mencaci dan menjelekkan orang lain bahkan yang mengatakan kafir kepada orang lain,” kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam sambutannya pada acara Safari Ramadhan di Lapangan Upacara Brigif 4/Dewa Ratna Kodam IV/Diponegoro, Slawi, Jawa Tengah, Selasa (14/6).


"Kita harus hidup damai dengan berahklak mulia," imbuhnya. 

Lebih lanjut Jenderal TNI Gatot menjelaskan bahwa sifat yang dibenci Allah SWT adalah sifat yang sombong dan takabur, justru seorang muslim harus rendah hati. Muslim yang baik mengenal dan mengamalkan sifat-sifat Allah SWT.

"Orang yang mempunyai akhlak mulia pasti dekat dengan Allah SWT dan selalu mengutamakan kebaikan dan kebahagiaan orang lain, sedangkan orang yang suka menyakiti hati orang lain itu bukan akhlak yang mulia karena itu bukan ajaran islam," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada para ulama yang bersama-sama dengan TNI dan masyarakat menjaga keamanan di Jawa Tengah sehingga aman, tentram dan kondusif.
 
Di sela-sela sambutannya, Gatot kembali mengingatkan bahwa para hafiz Qur'an bersama TNI dan masyarakat akan melaksanakan qatam Qur'an mulai pukul 17.00 WIB hingga 18.00 pada 17 Agustus 2017, baik di Indonesia bagian timur, tengah, sampai barat.

"Khataman bersama dengan tujuan berdoa agar Indonesia penuh kasih sayang, kalau semuanya melakukan kasih sayang seperti sifat Allah SWT maka tidak ada keributan," jelasnya.
 
Pada akhir sambutannya, Panglima TNI mengatakan bahwa pentingnya silaturahim bagi seluruh komponen bangsa dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan NKRI.

"Silaturahim yang dilakukan ditempat ini begitu ramai, indah dan berkesinambungan. Inilah wujud Indonesia bahwa TNI, Polri, Ulama dan Masyarakat bersatu, apabila ini selalu bersama-sama pasti negara kita akan aman dan damai," tutupnya.[wid]

 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya