Berita

Ahmad Heryawan/Net

Nusantara

Pengusaha Di Jawa Barat Diimbau Beri Fasilitas Mudik Gratis

RABU, 14 JUNI 2017 | 17:23 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Para pengusaha besar di Jawa Barat diimbau untuk bisa memfasilitasi masyarakat mudik bareng secara gratis. Sehingga bisa mengatasi kemacetan arus lalulintas pada masa arus mudik lebaran.

"Kita harapkan pengusaha bisa memanfaatkan CSR untuk program mudik bareng gratis," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) seperti diberitakan RMOLJabar, Rabu (14/6).

Program mudik bareng gratis yang dilakukan pengusaha merupakan agenda rutin yang dilakukan pihak swasta.
Menurutnya hal itu sangat penting untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas, sehingga para pengusaha diharapkan bisa lebih mengoptimalkan program tersebut.

Menurutnya hal itu sangat penting untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas, sehingga para pengusaha diharapkan bisa lebih mengoptimalkan program tersebut.

"Itukan bisa melalui program CSR perrusahaan tentunya program itu harus lebih dikembangkan, baik untuk masyarakat di jaringan bisnisnya, maupun untuk masyarakat umum," katanya.

Sementara itu, pemerintah provinsi Jawa Barat telah menyiapkan 60 armada bus untuk mudik bareng gratis.

"Rencananya sabtu ini akan diberangkatkan ke kampung halamannya masing-masing," katanya.

Aher menjamin pelaksanaan arus mudik di Jawa Barat bisa berjalan dengan aman dan lancar. Terlebih pihaknya pun telah melakukan berbagai kesiapan bersama instansi terkait lainnya.

"Untuk antisipasi kemacetan, Polda sudah, ada pagar betis. Memang ada peningkatan volume kendaraan. Untuk infrastruktur aman, lampu lampu di cijapati kita perbaiki, jalan yang lain juga, saya sudah minta ke bupati walikota untuk perbaiki jalan jalan di kabupaten kota yang digunakan mudik disiapkan, termasuk rambu rambu marka, lampu dan lainnya," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya