Berita

Granat Aktif/net

Pertahanan

Pos Polisi Subsektor Pacenongan Nyaris Diledakkan Granat Aktif

RABU, 14 JUNI 2017 | 15:15 WIB | LAPORAN:

Sebuah granat yang diduga masih aktif ditemukan di depan Kantor Pos Polisi (Pospol) Sub Sektor Pecenongan, Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus).

"Ada (granat) di depan Pospol. Itu kan bahan peledak berbahaya. Jadi, harus yang berkompeten untuk menangani itu. Gegana," kata Wakapolretro Jakpus, Ajun Komisaris Besar Asep Guntur saat dikonfirmasi, Rabu (14/6).

Awalnya, salah seorang anggota polisi hendak masuk ke pospol di TKP, sekira pukul 10.15 WIB. Namun, belum sempat masuk, polisi tersebut mendapati sebuah tas plastik berwarna putih.


Penasaran, polisi tersebut membawa plastik temuannya ke dalam pospol.

Tak lama berselang, Kepala Pospol (Kapospol) tiba dan mendengar cerita anggotanya.

Saat Kapospol membuka plastik, keduanya pun kaget. Apalagi, saat mengetahui isi kantong tersebut adalah granat. Tanpa pikir panjang Kapospol pun langsung mengevakuasi benda itu keluar posnya.

Setelah itu, Kapospol dan anggotanya menghubungi Tim Gegana untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

"Sudah (dievakuasi). Kalau aktif itu bisa bahaya. Nanti (soal aktif atau tidak) itu pihak Gegana," katanya.

Saat ini, tim Gegana Polda Metro Jaya (PMJ) langsung diterjunkan untuk melokalisir Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Termasuk, mensterilkan area dari jangkauan mobilitas massa. Supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi jika kemungkinan terburuk granat meledak.[san]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya