Berita

Pertahanan

Polisi Lacak Identitas Pelaku Penembakan Sadis Di Cengkareng

SELASA, 13 JUNI 2017 | 13:47 WIB | LAPORAN:

. Aparat Polda Metro Jaya (PMJ) sudah mengidentifikasi identitas pelaku penembakan sadis di Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar).

Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Suntana menjamin akan segera menangkap pelaku perampokan yang menewaskan Davidson Tantono (31) itu.

"Anggota sudah berada di lapangan untuk melakukan penyidikan dan penindakan. Insya Allah dalam waktu dekat kita sudah bisa mengungkap," ujar Suntana di kantornya, Selasa (13/6).


Lulusan Akpol 1989 berlatar belakang Intel itu juga telah memetakan kelompok yang menggunakan metode mirip kasus perampokan di Cengkareng. Khususnya di wilayah hukum jajaran PMJ.

Akan tetapi, Suntana menilai ada kemungkinan kelompok baru dalam aksi kejahatan tersebut.

"Yang jelas kita sudah petakan kelompok-kelompok (kejahatan). Apabila kejadian, kita sudah mengerti ini kelompok mana. Tapi, terkadang kan timbul saja kelompok baru yang melakukan aksinya," kata mantan Kasat Intel Polrestro Jakbar itu.

Suntana juga tidak memungkiri kejadian Cengkareng berkaitan dengan perampokan disertai penembakan di Karawaci, Senin (12/6). Namun, masih akan dibuktikan hasil penyelidikan polisi.

"Kemungkinan bisa terjadi tetapi hasil penyelidikan lah yang akan membuktikan apakah ada kaitan atau tidak," terang mantan Wadir Intelkam Polda Metro Jaya tersebut.

Selain itu, menurut Suntana, pihaknya juga memastikan tidak ada kaitan aksi pelaku perampokan dengan tindakan terorisme.

"Sampai sekarang saya belum mengarah ke sana (terorisme)," pungkas mantan Kapolrestro Jakbar tersebut. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya