Berita

Foto/Net

Bisnis

Siap Kendalikan Inflasi Bos BI Gaet 3 Menteri

Rilis Harga Pangan Harian Via Aplikasi PIHPS
SELASA, 13 JUNI 2017 | 10:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan harga pangan di 164 pasar tradisional dari 82 kota melalui aplikasi ponsel. Langkah ini guna memperkuat upaya pengendalian inflasi.

Harga pangan akan diumum­kan melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) nasional. Kemarin, PIHPS se­cara resmi diluncurkan pemerintah dan BI.

"Pengembangan PIHPS Nasional menjadi bagian dari komitmen bersama Bank Indonesia dan Pemerintah untuk menjaga inflasi 2017 terkendali dalam sasarannya yakni pada kisaran 4 plus minus 1 persen," terang Gubernur BI Agus DW Martowardojo dalam acara pe­luncuran PIHPS di Jakarta, kemarin.


Ikut meresmikan PIHPS, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indra­wati dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. Acara ini juga dihadiri unsur Kelompok Kerja Nasional Tim PengendaIian Inflasi Daerah (Pokjanas TPID).

Agus mengatakan, inisiatif pembuatan PIHPS Nasional ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi agar dilakukan pengem­bangan sistem informasi pangan dan sistem koordinasi pengen­dalian harga pangan dalam skala nasional.

Selain itu, untuk memberikan akses informasi harga pangan terkini bagi masyarakat, seka­ligus dapat mendukung peru­musan kebijakan pengendalian inflasi.

Untuk tahap awal, penye­dian informasi pangan ini se­cara harian baru diterapkan di 164 pasar tradisional 82 kota di 34 provinsi di Indonesia. PIHPS akan menyampaikan data harga untuk 10 komoditi pangan dengan 21 varian yang cukup dominan dikonsumsi masyarakat dan merupakan ko­moditas yang menjadi sumber inflasi pangan. Terutama, 10 komoditas pangan yang berkon­tribusi lebih dari 50 persen ter­hadap inflasi, antara lain beras, cabe, bawang merah, minyak goreng dan lain-lain. Maka jika 10 komoditas pangan ini bisa dikendalikan, maka diharapkan inflasi bisa dijaga di level yang rendah.

"PIHPS Nasional dapat diakses oleh masyarakat luas dengan membuka laman hargapangan.id atau dengan mengunduh aplikasi PIHPS Nasional di android dan iOS secara gratis," ujarnya.

Bekas bos Bank Mandiri ini mengatakan, pengembangan aplikasi tersebut akan terus dilakukan secara bertahap. Ke depan, cakupan data akan diper­luas hingga meliputi data di pasar modern, pedagang besar, serta produsen. PIHPS juga akan dilengkapi fitur pendorong partisipasi masyarakat (public engagement) untuk meman­tau perkembangan harga-harga pangan di daerah.

Menko Perekonomian Darmin Nasution menyambut baik pe­luncuran PIHPS. Menurutnya, PIHPS memang tidak ber­dampak langsung pada pen­gurangan inflasi. Namun, ada dampak tidak langsung. Yakni, bisa dirasakan apabila sistem in­formasi ini bisa berjalan efektif. "Kalau ini berjalan efektif harga pangan bisa terkendali," ungkap Darmin.

Selain itu, Darmin berharap, ke depan transparansi harga bisa terwujud. Dia ingin ke depan dari level petani bisa melakukan pengecekan harga jual ke pengepul. Menurutnya, transparansi itu dapat membantu petani dan pedagang dalam mewujudkan tata niaga yang lebih sehat.

Tingkatkan Produksi


Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengatakan, untuk mengendalikan inflasi, pemerintah harus terus meningkatkan produksi pangan dan melaku­kan perbaikan arus distribusi. Menurutnya, potensi gejolak harga dapat berasal dari faktor pergeseran pola tanam, jalur distribusi bahan pokok, dan perubahan iklim.

"Upaya-upaya pengendalian harga dilakukan dari sisi pro­dusen, distribusi, hingga ke konsumen. Pemerintah akan berupaya keras untuk menyedia­kan produk olahan oleh industri pangan, penguatan infrastruktur logistik pangan di daerah, serta penyedian komoditas pangan," katanya. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya