Berita

Pangkostrad/RMOL

Pertahanan

Pangkostrad: Jika Dipaksakan Jadi Negara Satu Golongan, Bubarlah Indonesia

SENIN, 12 JUNI 2017 | 15:56 WIB | LAPORAN:

Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi, melakukan kunjungan kerja ke Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Sabtu (10/6).
 
Pada kesempatan itu, Pangkostrad menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga kerukunan bermasyarakat demi kedaulatan NKRI.
 
“Kehadiran saya kemari untuk bersilaturahmi, sebagai Pangkostrad sewajibnya melakukan pembinaan. Republik Indonesia memiliki 17.458 pulau yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang harus dijaga yang tersebar di 34 provinsi dan 516 kabupaten/kota,” ungkap Pangkostrad usai menyerahkan paket pasar murah kepada warga di Kota Sibolga.
 

 
Pangkostrad menjelaskan, Indonesia menjadi bangsa yang besar dan kuat karena keberagaman agama, suku dan budaya yang terbina dalam bingkai Pancasila. Karena itu, menurutnya apa yang kita lakukan saat ini merupakan warisan nenek moyang kita terdahulu.
 
“Indonesia tanpa Islam bukan NKRI, Indonesia tanpa Nasrani bukan NKRI. Jika dipaksakan untuk menjadi negara satu golongan, maka bubarlah Indonesia. Karena itu saya berharap kepada bapak ibu tetaplah menjalin kerukunan di sini, saling menghargai dan menjunjung tinggi sikap toleransi,” demikian Pangkostrad.[san]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya