Berita

Angela Merkel/Net

Dunia

Jerman Dukung Meksiko Dalam Pembicaraan NAFTA Dengan AS

SABTU, 10 JUNI 2017 | 19:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kanselir Jerman Angela Merkel mendukung Meksiko untuk mendesak dilakukannya negosiasi ulang yang sukses dengan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Desakan itu disampaikan Merkel saat bertemu dengan Presiden Meksiko Pena Nieto di Meksiko City jelang akhir pekan ini.

Jerman dan Meksiko telah menerapkan kebijakan yang disesuaikan dengan ekspor barang-barang manufaktur, dan keduanya menghasilkan surplus perdagangan lebih dari 60 miliar dolar AS dengan Amerika Serikat tahun lalu.


Banyak produsen besar Jerman yang memiliki pabrik di Meksiko dan Amerika Serikat, termasuk pembuat mobil seperti Volkswagen, BMW dan Daimler.

Namun, ketegangan atas perdagangan telah muncul di bawah Presiden AS Trump dan kebijakannya.

Dengan klaim bahwa keuntungan mereka telah merugikan produsen AS, Trump telah berulang kali menyerang Jerman dan Meksiko karena surplus perdagangan mereka.

Dan dia telah bersumpah untuk mundur dari NAFTA jika dia tidak dapat menegosiasi ulangnya untuk kepentingan Amerika Serikat.

"Saya harap perundingan ini sukses besar," katanya pada sebuah konferensi pers bersama Presiden Enrique Pena Nieto di Mexico City.

"Dan saya ingin mengucapkan terima kasih bahwa kepentingan perusahaan Jerman juga dipertimbangkan," sambungnya seperti dimuat Reuters.

Meksiko dan Jerman menolak permusuhan Trump terhadap NAFTA dan mengatakan bahwa perdagangan yang subur telah membawa manfaat bagi semua orang. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya