Berita

Pertahanan

Tim HIU Kepulauan Seribu, Berkualifikasi Lumpuhkan Teroris

SABTU, 10 JUNI 2017 | 10:47 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 15 personel tim Hybrid Interceptor Unit (HIU) dikerahkan Polres Kepulauan Seribu guna membekuk terduga teroris.

Tak butuh waktu lama, seorang terduga teroris yang bersembunyi di Pulau Karya, Kepulauan Seribu Utara, berhasil dibekuk tanpa perlawanan.

Adegan itu adalah bagian dari simulasi tactical game Tim HIU dalam mengantisipasi tindak pidana terorisme.


"Tim Satuan Khusus HIU dibentuk sebagai pengembangan dari tim terdahulunya (Tim Gurita)," kata Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Boy Rando Simanjuntak, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (9/6).

Tim khusus reaksi cepat Polres Kepulauan Seribu itu bertugas untuk menangani ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pasukannya terdiri 15 personel yang dipimpin langsung dua Perwira Pertama, Iptu Bernardus Koloay dan Iptu Andriyanto. Mereka dilengkapi dengan kendaraan roda dua, kendaraan roda empat, disertai persenjataan yang melekat.

Selain penggerebekan terduga teroris, pelatihan yang dijalanj tim HIU meliputi penyerbuan di atas kapal, penyelaman di laut dalam atau selam Polri, beladiri Polri, hingga menembak cepat dan tembak reaksi.

"Tim HIU dibekali pelatihan khusus yang tidak dimiliki oleh satuan-unit khusus Polres manapun yaitu kemampuan SAR Air menyelam," ungkap Boy.

Kemampuan tim ini diklaim sudah satu tingkat di atas Sabhara dan satu tingkat di bawah Brimob.

Tim HIU tidak hanya akan menangani Kamtibmas di wilayah Kepulauan Seribu, tapi juga siap ditugaskan untuk Bantuan Kendali Operasi (BKO) di setiap Polres jajaran Polda Metro Jaya. [ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya