Berita

Foto/Net

Bisnis

Menteri Enggar Temukan Gula Dijual Rp 15 Ribu Per Kilo

Tinjau Stok 7 Harga Bahan Pangan
SABTU, 10 JUNI 2017 | 08:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartisto Lukita, kemarin meninjau stok, dan harga kebutuhan bahan pokok di pusat grosir, Indogrosir, Tangerang, Banten. Enggar juga menyambangi beberapa warung yang menjadi mitra dagang Indogrosir.

Dalam kunjungan ini, Enggar menemukan gula yang dijual diatas harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 12.500 per kilo gram (kg). "Berapa harga gula di sini?" tanya Enggar ke­pada pedagang.

Pedagang itu dengan polos mengaku menjual gula pasir curah Rp 13.000 per kg dan gula kemasan Rp 15.000 per kg. Karena, dia mengambil dari produsen Rp 13.500 sampai Rp 14.000 per kg.


Mendengar jawaban itu, Enggar kaget. Namun dia mengaku men­tolelir pedagang tersebut kendati tidak menjual gula sesuai HET. Karena, baginya, yang salah adalah pemasoknya. "Nanti saya kasih peringatan ke produsen­nya, hidup di republik ini harus berkeadilan," cetusnya.

Dia menegaskan, ada sanksi yang bisa diberikan terhadap produsen yang melanggar kesepakatan harga.

Dari kunjungan ini yang sedikit membuat Enggar lega, dia menemukan harga jual minyak goreng Rp 11.500 per kg dan daging beku Rp 80.000 per kg. Harga itu sesuai masih sesuai HET.

Enggar menilai, secara umum harga kebutuhan pokok di pasar grosir modern lebih murah ketimbang pasar tradisional. Hal ini terjadi karena pasar modern memiliki akses dan harga perolehan yang lebih baik.

Dia berharap, pasar modern dan pasar tradisional bisa saling bersinergi dalam pengadaan ba­rang. Sehingga, warung-warung di pasar tradisional tetap da­pat bersaing dengan pasar ritel seperti Indomaret.

"Indogrosir melayani harga yang sama dengan Indomaret (mini market). Jadi pada dasarnya dia diberikan akses pasar yang sama untuk kemu­dian dia jual. Tinggal menen­tukan berapa marginnya, kalau mau laku maka margin sama tinggal menetukan harusnya sama dengan yang dijual Indo­maret," terangnya.

Disebutkan Enggar, saat ini Indogrosir telah bermitra dengan 10 ribu warung di pasar tradisional dan diharapkannya bisa terus bertambah.

Da menilai, untuk bisa terus berkembang, warung tradisional membutuhkan suntikan modal. Dia berharap perbankan berkenan menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR). Menurut­nya, warung tradisional pantas mendapatkan bantuan modal karena perputaran uang pada usaha semacam ini berjalan cepat sehingga da yakin ban­tuan permodalan bisa berkem­bang. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya