Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Saatnya Indonesia Jadi Fasilitator Islah Di Timur Tengah

SABTU, 10 JUNI 2017 | 02:58 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mendukung penuh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam menangani krisis di Negara-negara pasca pemutusan hubungan diplomatik sejumlah negara terhadap Qatar.

"Saya mendukung pernyataan Menteri Luar Negeri RI yang akan memediasi dan berkontribusi menghadirkan solusi agar kondisi yang terbaik kembali di kawasan Teluk juga," ujar Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid usai acara silaturahmi dan buka puasa bersama kader PKS di kediaman dinasnya, Kemang Selatan, Jakarta, Jumat (9/6).

Hidayat menjelaskan bahwa Indonesia semestinya tidak hanya menawarkan diri, tapi langsung berperan aktif seperti yang dilakukan Turki.  Menurutnya, peran Indonesia dalam kasus ini merupakan kewajiban yang sudah disepakati dan terpatri oleh para founding fathers dalam Pembukaan UUD, yaitu terlibat dalam menjaga perdamaian dunia.


"Menurut saya, ini adalah satu hal penting yang harus betul-betul dilaksanakan. Apalagi Indonesia berada pada pihak yang diterima kedua belah pihak baik oleh Qatar maupun oleh pihak Arab Saudi dan negara Arab lainnya," ucapnya.

Indonesia, lanjutnya, harus melihat bahwa ini kesempatan bagus untuk tampil dan membuktikan peran Indonesia di tingkat dunia dalam menghadirkan solusi.  Dalam sejarah, Indonesia memiliki track record yang baik berkiprah dalam penyelesaian masalah di Asia Tenggara.  

"Sekali lagi ini adalah kesempatan baik bagi Indonesia untuk memaksimalkan perannya menjadi fasilitator islah agar permasalahan di Timur Tengah dalam konteks ini di negara-negara Teluk supaya segera selesai dan menghadirkan suasana damai di Timur Tengah," tandasnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya