Berita

MPR: Ramadhan Momentum Rajut Kebersamaan Pasca Pilgub DKI

JUMAT, 09 JUNI 2017 | 23:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seluruh elemen bangsa diminta untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum menyegarkan dan merajut kebersamaan.

Begitu kata Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid usai gelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama dengan kader, simpatisan PKS se-Jakarta, Jabar, dan Banten di Jakarta, Jumat (9/6).

Menurutnya, hal ini penting mengingat ada sejumlah fenomena negatif yang sangat mengkhawatirkan sebelum bulan Ramadhan, utamanya merebaknya isu SARA selama gelaran Pilkada DKI.


"Saat itu, banyak pihak memperkirakan dan mengkhawatirkan Pilkada DKI akan rusuh, terjadi pengerahan massa, dan menimbulkan situasi chaos, ternyata kekhawatiran itu tidak terbukti," ujarnya.

Atas alasan itu, ia mengapresiasi kinerja KPUD, Bawasda, TNI, Polri, dan masyarakat Jakarta atas penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta yang berjalan aman, damai, dan tertib. Ucapan serupa juga disampaikan politisi PKS ini kepada para ulama dan habaib.

“Saya sampaikan terima kasih kepada umat Islam yang telah membuktikan bahwa mereka bukan kelompok radikal dan tak menghadirkan anarki, perlu diketahui kemenangan ini ialah kemenangan umat dan rakyat bukan hanya satu dua golongan,” katanya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menuturkan Pilkada DKI berjalan sangat aman, damai, dan tertib. Hal tersebut tidak lepas dari peran partai politik yang menunjukkan kedewasaan berdemokrasi.

“Partai politik dapat memposisikan diri dengan sejuk, proporsional, dan demokratis,” tuturnya.

Dirinya pun meminta kepada semua masyarakat untuk meninggalkan perbedaan yang timbul dalam Pilkada yang menyebabkan perpecahan kebangsaan.

“Sekarang saatnya maju, semua harus menerima, sudah saatnya gubernur dan wakil gubernur kita yang terpilih melakukan pemerataan yang lebih baik dari yang sudah dilakukan petahana," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya