Berita

Peta Pakistan/Net

Dunia

ISIS Klaim Bunuh Dua WN China Di Pakistan

JUMAT, 09 JUNI 2017 | 16:20 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok militan ISIS mengklaim telah melakukan pembunuhan terhadap dua warga China yang diculik dari Pakistan Mei lalu.

Kantor berita Amaq yang terhubung dengan ISIS membuat pernyataan tersebut dalam sebuah pernyataan Arab mengenai aplikasi perpesanan Telegram.

Kementerian Luar Negeri China seperti dimuat BBC, mengatakan bahwa pihaknya sangat prihatin dan berusaha memverifikasi informasi tersebut.


Kedua warga China tersebut dikatakan telah mempelajari Bahasa Urdu di pusat bahasa di kota Quetta saat mereka diculik.

Menurut laporan media lokal pada saat penculikan tersebut, orang-orang bersenjata mengambil kedua WN China tersebut saat mereka meninggalkan pusat tersebut. Seorang wanita China lainnya berhasil lolos saat konfrontasi.

Pada saat itu, baik ISIS maupun kelompok militan lainnya mengatakan bahwa mereka telah menculik pasangan tersebut.

Balochistan telah melihat penculikan warga negara asing dalam beberapa tahun terakhir oleh kelompok bersenjata Islam atau separatis, kadang-kadang untuk mendapatkan uang tebusan.

ISIS menguasai beberapa wilayah di Afghanistan dan telah berusaha untuk memperkuat pendiriannya di Pakistan sejak tahun 2015 ketika melakukan serangan pertamanya di negara tersebut.

China adalah salah satu sekutu utama Pakistan, melakukan investasi besar dalam proyek infrastruktur termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir, jalan dan bendungan.

Di bawah prakarsa One Belt One Road China yang akan melihat pembangunan sebuah koridor ekonomi, orang-orang Pakistan cenderung melihat peningkatan investasi secara besar-besaran karena hubungan yang semakin dekat dipalsukan antar negara-negara tersebut. Balochistan adalah jantung dari investasi infrastruktur yang diusulkan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya