Berita

Bisnis

Saleh Husin: Sinar Mas Wakafkan Lima Ribu Al Quran Ke PBNU

JUMAT, 09 JUNI 2017 | 15:29 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sinar Mas dengan dukungan Asia Pulp & Paper Sinar Mas berkomitmen mendukung langkah pemerintah dalam memperluas ketersediaan Al Quran di tengah masyarakat. Salah satunya dengan program wakaf Al Quran.

Demikian disampaikan Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin, setelah penyerahan simbolis wakaf 5.000 mushaf Al Quran kepada kepada direktur Eksekutif NU Care-LAZISNU, Syamsul Hudadi, kantor PBNU, Kramat Raya, (Jumat, 9/6).

Sinar Mas juga menggandeng PBNU dalam berbagai program pemberdayaan lainnya.


"Kemitraan Sinar Mas dengan PB NU selama ini berbentuk terobosan yang mampu meningkatkan kualitas hidup dan ibadah warga nahdliyin, dan masyarakat luas pada umumnya. Dari sisi kami, bentuknya mengedepankan apa yang selama ini terkait dengan produk dan jasa yang kami sediakan," kata mantan Menteri Perindustrian ini.

Dia menjelaskan sejak tahun 2008 hingga kini, APP Sinar Mas telah mendonasikan lebih dari 500 ribu mushaf Al Quran beserta buku panduan membaca Al Quran, Juz Amma, serta donasi Al Quran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun berbagai pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di sejumlah wilayah.

Sementara pada tahun ini, Sinar Mas berencana mewakafkan hingga 100 ribu mushaf. Khusus di bulan Ramadan intensitas kegiatan wakaf selalu ditingkatkan menggandeng lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, sosial serta potensi masyarakat lainnya.

Seluruh Al Quran yang diwakafkan, dibuat menggunakan Sinar Tech atau yang lebih dikenal sebagai Quran Paper (QPP), jenis kertas yang dikembangkan APP melalui PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. Tangerang guna menjawab kebutuhan umat muslim akan kertas berkualitas, dengan tekstur dan kualitas cetak khusus.

Proses produksi QPP telah memenuhi kaedah kehalalan yang tersertifikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI).[zul]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Gubernur Fakhiri Raih Golden Leader Award JMSI

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:02

1.000 Siswa Yatim Piatu Pemegang KJP Ikuti Try Out Gratis

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:30

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:13

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:00

Ilusi Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:45

RI Siap Borong Minyak AS Senilai Rp252 Triliun Pekan Depan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28

Kembali Diperiksa BPK, Gus Yaqut Sampaikan Klarifikasi Hingga Konfrontasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:13

Ulama Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:04

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50

NU Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman di Abad Kedua Perjalanan

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:38

Selengkapnya