Berita

Ilustrasi/Net

Hukum

Pasca OTT KPK, Ruangan Jaksa Parlin Purba Disegel

JUMAT, 09 JUNI 2017 | 11:35 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sebuah ruangan di Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Di depan ruangan tersebut tergantung papan nama bertuliskan, Parlin Purba dengan jabatan Kasi III.

Penyegelan ruangan ini diduga berkaitan dengan operasi tangkap tangan yang dilakukan tim satuan tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Bengkulu pada Jumat (9/6) dini hari.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Bengkulu Ahmad Fuadi membenarkan adanya oknum dari Kejati Bengkulu yang dicokok KPK dalam operasi tangkap tangan tersebut.


"Kita masih menunggu operasi tangkap tangan itu terkait dengan apa," ujar Ahmad saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (9/6).

Beredar kabar pihak yang dicokok KPK merupakan oknum Kejati Bengkulu berinisial PP, dua oknum lainnya dari unsur swasta serta seorang oknum dari aparatur Balai Sungai Sumatera VII, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).

Dalam operasi tangkap tangan tersebut, dikabarkan tim Satgas KPK mengamankan barang bukti berupa uang yang diduga hasil praktik penyuapan terkait proyek jalan di Enggano dan jalan lingkungan.

Ketiga oknum yang dicokok KPK itu kini diterbangkan ke Jakarta untuk diboyong ke gedung Merah Putih KPK.

Bukan kali pertama KPK menciduk oknum aparat hukum di Bengkulu, Mei 2016, tim satgas KPK pernah menciduk Ketua Pengadilan Negeri Kepahiang, Janner Purba, Hakim PN kota Bengkulu Toton serta Panitera PN kota Bengkulu Badaruddin Amsori Bachsin terkait kasus dugaan suap penanganan perkara tindak pidana korupsi penyalahgunaan honor dewan pembina RSUD M Yunus di Bengkulu. [zul]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya