Berita

Yudi Latif

Politik

HMPI Yakin Penanaman Ideologi Pancasila Tak Terkooptasi Kepentingan Tertentu

JUMAT, 09 JUNI 2017 | 10:38 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI) menyambut baik Keputusan Presiden mengangkat Yudi Latif sebagai Ketua Unit Kerja Presiden (UKP) Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP). Karena Yudi Latif dinilai sebagai sosok yang tepat untuk mengemban jabatan tersebut.

"HMPI mengapresiasi mengapresiasi atas dilantiknya Kang Yudi Latif," jelas Ketua DPP HMPI, Andi Fajar Asti, (Jumat, 9/6).

Sementara itu, Sekjen DPP HMPI Jazilul Fawaid menambahkan bahwa Yudi Latif memang sosok yang sangat concern dengan penggalian epistemologis bahkan ontologis terhadap nilai-nilai Pancasila.


Kabid Keagamaan DPP HMPI Fadhly Azhar juga menyampaikan hal senada. Dia menjelaskan Yudi Latif adalah salah satu santri alumni Pesantren Gontor yang mampu menanamkan doktrin-doktrin spiritual terhadap esensi Pancasila.

Selain itu menurutnya, komposisi anggota Pengarah Pancasila sangat partisipatif melihat bahwa Negara sepertinya sudah mulai mengakomodir antar-aliansi kebangsaan dalam penanaman ideologis di Indonesia.  

Hal ini ditunjukkan dengan keberadaan Megawati Soekarnoputri yang merupakan perwakilan marhaenis-nasionalis, KH Ma'ruf Amin yang mewakili kaum Agamawan NU, Buya Syafii Maarif sebagai akademisi dan tokoh senior Muhammadiyah dan Prof. Mahfud MD sebagai ahli hukum Tata Negara.

"Dengan komposisi ini, besar harapan bahwa penanaman Ideologi Pancasila akan bersifat netral dan lepas dari kooptasi kepentingan politik tertentu," tandasnya. [zul]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya