Berita

Advertorial

Kementerian PUPR Kirim Tim Penanggulangan Bencana Ke Toli-toli

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 23:43 WIB

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengirimkan Tim Penanggulangan Bencana Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (PB-BPJN) Sulawesi XIV untuk melakukan perbaikan dan pembersihan jalan dan jembatan yang terputus akibat banjir bandang di Kabupaten Toli-toli, Sulawesi Tengah, pada Sabtu lalu (3/6).

Staf Ahli Kementerian PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Khalawi Abdul Hamid yang juga ketua harian Pusat Komando Satuan Tugas Penanggulangan Bencana PUPR dalam laporan hasil peninjauan mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai reaksi cepat atas bencana tersebut.

"Memobilisasi personil dan alat berat seperti loader, excavator, grader, dan dump truk untuk memulihkan fungsi jalan," ujarnya, Kamis (8/6).


Adapun banjir bandang mengakibatkan Jalan Trans Sulawesi yakni di daerah Silondou (KM 399) tergenang dengan ketinggian 50-70 cm dan mengakibatkan hanya dapat dilalui kendaraan tinggi, sementara untuk kendaraan kecil belum bisa melintas.

Longsor terjadi di delapan titik di ruas Jalan Pangi sampai dengan Toli-toli (KM 425-KM 435) dan menutup badan jalan. Kini kendaraan sudah bisa melintas walaupun perlahan karena masih dalam proses pembersihan. Jalan yang tertutup longsor juga terjadi di ruas Bunta- Pagimana (KM 505-KM 510). Terdapat 10 titik longsoran, di mana tiga diantaranya cukup besar. Pembersihan segera dilakukan dan kini sudah bisa dilewati secara bergantian.

Jalan amblas terjadi di ruas Tumuora-Tambrana (KM 174) sedalam 40 centimeter dengan panjang 40 meter. Untuk pananganan darurat dilakukan penimbunan dengan material, sementara lalu lintas menggunakan bahu jalan.

Dua jembatan jenis Bailey yang berada di Trans Sulawesi yakni Jembatan Tende (KM 440) dan Kapas (KM 460) mengalami penurunan. Tim PB BPJN Sulawesi XIV sudah melakukan perbaikan dan kini sudah dapat dilewati kembali.

Selain jalan dan jembatan, banjir bandang juga mengakibatkan kerusakan Bendung Tandelaos di Kecamatan Galang. Kementerian PUPR melalui Tim Reaksi Cepat BWS Sulawesi III telah melakukan inventarisasi kerusakan dan rencana aksi tanggap darurat.

Banjir bandang terjadi sekitar pukul 16.00 WITA setelah sebelumnya hujan deras dengan intensitas sedang sekitar 74,49 milimeter per hari) selama kurang lebih empat jam dan mengakibatkan Sungai Tuweley dan Sungai Lembe meluap dan menggenangi pemukiman setinggi 1-3 meter. Banjir mengakibatkan empat korban jiwa, dua orang hilang dan 56.000 kepala keluarga terdampak. Banjir juga mengakibatkan 10 unit rumah hanyut, lima rumah roboh, dan tiga kantor pemerintah terendam.

Bencana itu juga mengakibatkan kerusakan 90 persen instalasi air bersih PDAM Kabupaten Toli toli dan tiga jaringan distribusi sistem penyediaan air minum (SPAM) ibu kota kecamatan yakni di Lalos, Tambun dan Galumpang dan tengah dalam perbaikan.

Untuk membantu pemenuhan air bersih bagi korban banjir, Kementerian PUPR melalui Satker Tanggap Darurat Permukiman Pusat (TDPP) Ditjen Cipta Karya memobilisasi bantuan dari gudang di Makassar, Surabaya dan Bekasi secara simultan sejak kemarin (Rabu, 7/6) berupa dua unit mobil tangki air yang akan tiba di lokasi hari Sabtu, 200 jerigen ukuran 10 liter, hidran umum 30 unit dari gudang Makassar, dua unit Instalasi Pengolahan Air dari gudang Surabaya, dan pipa-pipa dari gudang Bekasi.

Saat ini Satker TDPP telah menyediakan sebanyak 10 unit penampung air atau reservoir yang penempatannya akan dilakukan oleh PDAM Kabupaten Toli-toli. [***]

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

IPW Desak Transparansi Penegakan Hukum Kasus 1.048 Ton Udang Impor di Jatim

Minggu, 01 November 2026 | 01:50

Langkah Polisi Tangani Kasus Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo Diapresiasi Warga

Minggu, 01 November 2026 | 01:24

Polda Metro Siap Dikritik Buntut Penyelenggaraan Deklarasi Sumpah Pemuda 29 Oktober

Minggu, 01 November 2026 | 00:43

Ramai Logo Muncul di TIME100 Next Gala, Danantara Bantah Bayar Dana Sponsorship

Minggu, 01 November 2026 | 00:16

Pengurus Baru SAPMA PP DKI Jakarta Siap Berkolaborasi dengan Pemprov

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47

Polisi Tangkap Pelaku Penembakan di Kampung Ambon, Ini Motifnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:17

Winda Marfita Pastikan Tak Terlibat Kasus Investasi PT MBS yang Dilaporkan Nur Istianti

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:57

Asrul Haruna Terpilih Sebagai Koorpresnas BEM PTMA Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:43

Rembuk Pemuda Himpun Aspirasi dari 29 Provinsi, Kukuhkan DPP Pertama

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

PPP Maluku Tolak Pemberhentian Agus Suparmanto-Taj Yasin

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:44

Selengkapnya