Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Tangkal Serangan Teror, Densus 88 Tangkap 8 Anggota JAD

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 20:55 WIB | LAPORAN:

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap delapan orang terduga anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pimpinan Aman Abdurrahman, Rabu (7/6). Penangkapan dilakukan untuk menangkal aksi teror di Indonesia.

"Penangkapan ini merupakan upaya pencegahan. Sehingga tidak timbul lagi aksi bom bunuh diri dan timbul aksi teror lainnya. Di mana teror mereka menyerang kepolisian," kata Kabagpenum Humas Polri Komisaris Besar Martinus Sitompul di kantornya, Kamis (8/6).

Penangkapan kedelapan orang tersebut dilakukan di dua tempat terpisah di Indonesia. Rinciannya, lima orang terduga teroris, yakni SU, S (45), K (42), A (35), dan M (52) dibekuk di wilayah Banten.


"SU ditangkap di Cilegon. Sedangkan empat terduga teroris lainnya ditangkap di Serang," kata dia.

Sementara itu, tiga orang terduga lainnya diamankan di Medan. Antara lain berinsial R (37), J (41), dan A(46).

Saat ini, Densus masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap delapan orang tersebut. Pemeriksaan untuk melihat seberapa jauh keterlibatan delapan terduga teroris ini dalam kelompok JAD.

JAD memang kerap disebut sebagai aktor aksi terorisme di Indonesia. Bahkan, diklaim sebagai perpanjangan tangan kelompok ISIS di Tanah Air.

Mabes Polri bahkan mengklaim bahwa JAD merupakan pihak yang bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu yang menewaskan tiga polisi, 24 Mei lalu. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya