Foto: Bakamla RI
Foto: Bakamla RI
Berdasarkan pemeriksaan, kapal bernama KM Samudera Indah berbobot 25 GT itu berlayar dari Tobelo menuju Morotai membawa muatan 25 ton minyak tanah.
Saat dilakukan pemeriksaan, didapati kapal berlayar tanpa dilengkapi Surat Persetujuan Berlayar (SPB). Selain itu, surat perizinan pengangkutan tidak sesuai peruntukannya.
Kapal dilengkapi dengan surat izin pengangkutan ikan, namun faktanya mengangkut minyak tanah dengan tarif pengangkutan 2 juta per 5 ton.
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 08 September 2026 | 15:34
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
UPDATE
Jumat, 11 September 2026 | 16:25
Jumat, 11 September 2026 | 16:19
Jumat, 11 September 2026 | 16:13
Jumat, 11 September 2026 | 15:58
Jumat, 11 September 2026 | 15:46
Jumat, 11 September 2026 | 15:44
Jumat, 11 September 2026 | 15:00
Jumat, 11 September 2026 | 14:54
Jumat, 11 September 2026 | 14:46
Jumat, 11 September 2026 | 14:35