Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pemberontak FARC Serahkan Sepertiga Senjata Yang Dimiliki

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 14:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok pemberontak FARC Kolombia mengaku telah menyerahkan 30 persen senjata mereka kepada pemantau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sesuai dengan kesepakatan damai tahun lalu.

Mereka mengklaim bahwa akan menyerahkan sepertiga lainnya pada Rabu pekan depan, sementara sisanya akan diserahkan dalam dua minggu ke depan.

Pemimpin Farc Rodrigo Londoño Echeverri, yang lebih dikenal dengan Timochenko, mengumumkan penyerahan media sosial pada hari Rabu.


Sumber pemerintah dan PBB menegaskan bahwa senjata tersebut telah diserahkan.

Dikabarkan BBC, pemberontak Farc memiliki waktu sampai 20 Juni untuk menyerahkan semua senjata mereka. Tanggal itu telah diperpanjang dari tenggat waktu semula yakni 30 Mei.

Senjata-senjata yang diserahkan tersebut kemudian akan disimpan di 26 lokasi berbeda di seluruh Kolombia.

Setelah lima dekade perang dan negosiasi bertahun-tahun, pemerintah dan kelompok pemberontak terbesar di negara tersebut memastikan kesepakatan tersebut tahun lalu berjalan dengan baik.

Ada 7.000 senapan dan pistol yang harus diserahkan sebelum Farc dapat menjadi partai politik.

Ini merupakan salah satu momen yang paling ditunggu dalam pelaksanaan proses perdamaian di Kolombia.

Sejauh ini tidak ada foto atau video seorang pejuang yang menyerahkan senjata ke anggota misi PBB yang telah terlihat.

Meski demikian, dengan verifikasi PBB, perlucutan senjata kelompok gerilya terbesar di Kolombia akhirnya berlangsung. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya