Berita

Pimpinan MPR bertemu Jokowi

Politik

Hidayat: UKP PIP Bentuk Respons Presiden Atas Usulan MPR

KAMIS, 08 JUNI 2017 | 08:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Joko Widodo sudah resmi melantik sembilan Dewan Pengarah dan seorang Eksekutif Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) di Istana Negara, Jakarta, kemarin.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menyambut baik pembentukan lembaga tersebut dan akan bekerja sama dengan lembaga yang dipimpin Yudi Latif itu.

Hidayat menceritakan usulan agar Presiden membentuk lembaga sejenis UKP PIP itu sudah disampaikan pimpinan MPR periode 2004-2009. Ketika itu, MPR berharap Presiden SBY dan seluruh jajarannya mengambil peran dalam melakukan sosialisasi empat pilar, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.


"Karena empat pilar ini adalah hal yang sangat penting bagi kelanjutan dan konsistensi untuk mengisi kemerdekaan Indonesia dan menjaga keutuhan bangsa dan peran Indonesia di tingkat dunia," ucap Ketua MPR RI periode 2004-2009 ini.

Diakuinya, berdasarkan UU hanya MPR yang diberi tugas untuk mensosialisasikan empat pilar tersebut. Tapi MPR mempunyai banyak keterbatasan dan kekurangan.

"MPR itu hanya di pusat. Itu pun keanggotaannya sekaligus anggota DPR dan DPD. Konsentrasi (anggota) tentu lebih di DPR dan DPD. Kami tidak punya kaki sampai daerah. Kewenangan tidak terbatas, tidak ada kontrol. Anggaran cekak, saat itu tidak sampai Rp 250 miliar. Sekarang 900-an miliar," ungkap mantan Presiden PKS ini.

"Tapi kami melihat seriusnya masalah Pancasila ini. Sehingga memerlukan kerja-kerja yang lebih fokus dan kerja sama dengan eksekutif dan jajarannya," sambung politikus senior ini.

Presiden SBY ketika itu mendukung dengan menerbitkan Keppres tentang sosialiasi. Walaupun yang diharapkan tidak hanya sekadar itu.

Bukan sosialisasi dengan cara pengulangan metode Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7) era Orde Baru, indoktrinasi. Tapi pendekatan reformatif.

"Nah sewaktu pimpinan MPR ketemu Pak Jokowi, usulan sejenis disampaikan lagi. Pak Jokowi menyanggupi. Alhamdulillah pembentukan UKP PIP ini. Jadi yang dilakukan Pak Jokowi merespons apa yang disampaikan MPR," tekannya lagi.

Karena itu, dia menambahkan, sejak awal sudah disepakati MPR akan bekerja sama dengan UKP PIP. "Saya sudah komunikasi dengan Yudi Latif dalam hal sosialisasi Pancasila ini," tandas Hidayat, yang bersama Yudi Latif sama-sama jebolan Pesantren Gontor. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya