Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Qatar Gandeng Iran Dan Turki Amankan Pasokan Makanan Pasca Krisis Diplomatik

RABU, 07 JUNI 2017 | 21:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Qatar telah memulai pembicaraan dengan Iran dan Turki untuk mengamankan pasokan makanan dan air setelah pemasok regional terbesarnya, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, memutuskan hubungan perdagangan dan diplomatik dengan negara tersebut awal pekan ini.

"Kami sedang dalam pembicaraan dengan Turki dan Iran dan negara-negara lain," kata seorang pejabat anonim di Doha kepada Reuters.

Pasokan tersebut akan dibawa melalui penerbangan kargo Qatar Airways.


Pejabat tersebut mengatakan bahwa ada persediaan gandum yang cukup banyak di pasaran di Qatar dalam empat minggu terakhir dan bahwa pemerintah juga memiliki cadangan makanan strategis yang besar di Doha.

Laporan lain sebelumnya mengatakan bahwa makanan mulai hilang dari rak-rak toko di Doha, ibu kota Qatar, segera setelah Arab Saudi, yang menyediakan di atas 90 persen pasokan makanan Qatar menutup perbatasannya dengan negara tersebut.

Seyyed Reza Nourani, kepala Eksportir Produk Pertanian dan Asosiasi Importir Iran mengatakan bahwa pengiriman ke Qatar akan memakan waktu 12 jam untuk mencapai Qatar. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya