Berita

Foto: BJPS Ketenagakerjaan

Bisnis

Waspadai Penipuan Pencairan JHT Jelang Lebaran

RABU, 07 JUNI 2017 | 11:00 WIB | LAPORAN:

Lonjakan klaim Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan, khususnya di Kantor Cabang Jakarta Slipi, mengalami peningkatan cukup signifikan.

Hal ini sudah menjadi rutinitas menjelang Hari Raya Idul Fitri hampir di seluruh Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan, dimana pekerja beramai-ramai mencairkan dana JHT mencukupi kebutuhan mereka menjelang Idul Fitri.

Kepala Bidang Pemasaran Penerima Upah, selaku pps Kepala Kantor Cabang Jakarta Slipi, Royyan Huda, menjelaskan, program perlindungan JHT yang diselenggarakan  BPJS Ketenagakerjaan ini sejatinya diperuntukkan mencegah risiko sosial ekonomi yang rawan timbul saat penghasilan terhenti saat masa tua atau pensiun.


Berdasarkan regulasi, masa pensiun yang ditentukan pemerintah adalah pada usia 56 tahun, dan di masa-masa seperti itu, risiko sosial ekonomi bisa saja timbul jika pekerja tidak memiliki persiapan yang baik dalam menghadapinya.

"Di situlah dana JHT yang dikumpulkan selama bekerja memegang peranan penting membantu pekerja melewati masa-masa transisi, dari yang sebelumnya aktif bekerja, menjadi pensiunan," katanya di Jakarta, Rabu (7/6).

Menghadapi fenomena tahunan yang terjadi ini, Roy menyatakan, dirinya dan seluruh karyawan BPJS Ketenagakerjaan, khususnya Kantor Cabang Jakarta Slipi, memastikan akan selalu memberi pelayanan terbaiknya dengan selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian agar setiap pekerja yang melakukan klaim JHT menerima sebagaimana  menjadi haknya, sesuai ketentuan yang berlaku.

 "Saat ini, kondisi peningkatan sudah mulai terlihat di Kantor Cabang, kami di Kantor Cabang Jakarta Slipi siap memberi layanan terbaik kami kepada setiap pekerja yang tidak hanya berdomisili di Jakarta, tapi juga di kota sekitar, seperti Bekasi, Tangerang, Depok. Bahkan pekerja dari Purwakarta dan Karawang juga ada yang melakukan klaim JHT di sini," imbuh Novaneta selaku Kepala Bidang Pelayanan.

 "Sejatinya dana JHT diperuntukkan  mempersiapkan masa tua, namun jika pekerja tetap ingin mencairkan dana JHT mereka, kami tetap akan melayani dengan sepenuh hati," kata Roy lagi.

Dirinya berharap, para pekerja yang  melakukan klaim JHT agar sesuai ketentuan dan melalui kanal resmi yang tersedia.

"Kami tidak membenarkan adanya calo atau jasa pencairan klaim JHT karena ujung-ujungnya justru akan merugikan peserta itu sendiri. BPJS Ketenagakerjaan juga tidak membenarkan adanya biaya lain-lain yang dibebankan calo, apalagi mengatasnamakan karyawan BPJS Ketenagakerjaan. Kanal yang tersedia cukup banyak, silakan dimanfaatkan sebaik-baiknya," pungkasnya.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya