Berita

Net

Bisnis

Pemerintah Terbebani Subsidi Elpiji 3 Kilogram

RABU, 07 JUNI 2017 | 05:32 WIB | LAPORAN:

PT Pertamina (Persero) menyatakan bahwa pemerintah harus menalangi sebesar Rp 5.750 per kilogram untuk memberikan subsidi bahan bakar gas LPG (elpiji) ukuran 3 kilogram.

Menurut Direktur Pemasaran Pertamina M. Iskandar, jumlah tersebut sudah cukup besar dibandingkan yang dibayar masyarakat. Dia menjelaskan, harga keekonomian elpiji saat ini Rp 10.500 per kilogram atau Rp 31.500 per kilogram, sedangkan harga yang dikenakan kepada masyarakat Rp 4.750 per kilogram. Sebab itu, negara menalangi Rp 17.250 untuk setiap satu tabung elpiji.

"Ini besar sekali, lebih besar subsidi," katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (6/6).


Iskandar menambahkan, harga patokan elpiji atau CP Aramco meningkat dibanding tahun lalu menjadi USD 300 per ton. Sementara, saat ini sudah mendekati USD 400 per ton.

"Kemarin agak rendah Aramco. Tahun lalu USD 300-an, sekarang mendekati USD 400 per ton," ujarnya.

Konsumsi dan harga acuan elpiji 3 kilogram yang meningkat akan membebani uangan negara dengan menalangi pemberian subsidi. Kondisi itu mengkhawatirkan karena membuat jumlah subsidi membengkak.

"Beban subsidinya meningkat karena harga naik dan volume naik," ujar Iskandar. [wah]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya