Berita

RMOL

Hukum

Kronologi Operasi Senyap KPK Di DPRD Jatim

RABU, 07 JUNI 2017 | 00:46 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melakukan operasi tangkap tangan pada Senin kemarin (5/6). Kali ini, wakil rakyat di DPRD Jawa Timur beserta pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diringkus lembaga anti rasuah.

Menurut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, dugaan korupsi yang terjadi merupakan suap terhadap Komisi B DPRD Jatim terkait pengawasan penggunaan anggaran dan revisi peraturan daerah di Pemprov Jatim tahun 2017.

Dari hasil operasi senyap, KPK mengamankan enam orang termasuk Ketua Komisi B DPRD Jatim Mochamad Basuki. Semuanya kini telah berstatus tersangka.


Basaria menjelaskan kronologi operasi senyap yang dilakukan tim KPK. Yakni pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB, tim mendatangi kantor DPRD Jatim Komisi B dengan mengamankan tiga orang yaitu Staf DPRD Jatim Rahman Agung dan Santoso, serta Anang Basuki Rahmat yang merupakan ajudan kepala Dinas Pertanian Pemprov Jatim.

Pada waktu yang sama, tim KPK juga mengamankan Kadis Pertanian Pemprov Jatim Bambang Heryanto di kantornya. Sekitar pukul 00.00 WIB, tim kembali mengamankan dua orang lain di Jalan Raya Pringden, Malang yaitu Ketua Komisi B DPRD Jatim Mochamad Basuki dan sopirnya. Terakhir, tim menangkap Kadis Peternakan Pemprov Jatim Rohayati di kediamannya pada Selasa dini hari.

"Ketujuh orang tersebut dibawa untuk melakukan pemeriksaan awal di Polda Jatim sebelum diberangkatkan ke Jakarta," kata Basaria kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (6/6).

Selanjutnya, pada Selasa pagi, KPK menerbangkan ke Jakarta enam orang tersebut kecuali sopir Basuki, dan tiba di Gedung KPK pukul 12.52 WIB untuk langsung menjalani pemeriksaan.

Sejak Senin, tim KPK juga menyegel ruang kerja sekretaris dan ketua Komisi B DPRD Jatim, juga rumah Mochamad Basuki.

"Untuk kepentingan pengamanan, tim melakukan penyegelan sumlah lokasi yaitu ruang Komisi B DPRD Jatim dan rumah tersangka MB," ujar Basaria.

Basuki turut dijadikan tersangka karena diduga telah menerima suap dari Kadis Peternakan Rohayati, terkait pembahasan revisi Peraturan Daerah Nomor 3/2012 tentang Pengendalian Ternak Sapi dan Kerbau di Pihak Produktif.

"Sebelumnya akhir Mei 2017 diduga MB (Mochamad Basuki) menerima sejumlah uang yaitu 26 Mei 2017 sekitar Rp 100 juta dari ROH (Rohayati)," jelas Basari.

Kemudian pada 31 Mei, Basuki diduga kembali menerima uang Rp 50 juta dari kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Selain juga menerima sebesar Rp 100 juta dari kepala Dinas Perkebunan. Dan, pada triwulan satu menerima Rp 150 juta dari kepala Dinas Pertanian. Uang tersebut merupakan pembayaran komitmen dari SKPD yang menjalin hubungan dengan Komisi B DPRD Jatim.

Dalam operasi senyap tersebut, tim KPK menyita uang Rp 150 juta yang ditemukan di ruang kerja Basuki sebagai barang bukti. [wah] 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya