Berita

Fahd El Fouz/RMOL

Hukum

Fahd: Semua Anggota Komisi VIII DPR Terlibat Korupsi Alquran

SELASA, 06 JUNI 2017 | 14:41 WIB | LAPORAN:

Tersangka korupsi pengadaan Alquran Kementerian Agama, Fahd El Fouz meyakinkan semua anggota Komisi VIII DPR periode 2004-2009 terlibat kasus yang menjeratnya.

"Kalau itu sudah saya buka. Semua yang di Komisi VIII terlibat. Semua sudah saya sebutin angka-angkanya," ujar Fahd kepada wartawan ketika tiba di gedung KPK, Kuningan, Jakarta untuk menjalani pemeriksaan, Selasa (6/6).

Namun Fahd menolak membeberkannya. Ia berkilah seluruh nama itu telah disampaikannya ke penyidik KPK.


"Kalau soal materi penyidikan, saya tidak berani membuka. Karena itu rahasia. Saya hanya berani membuka ke penyidik dan humas KPK untuk menyampaikan itu. Nah, sekarang tinggal keberanian KPK menyelesaikan orang-orang itu. Berani atau enggak," tuturnya lebih lanjut.

Saat ini mantan anggota Komisi VIII yang terseret kasus itu baru Zulkarnaen Djabar yang telah divonis sejak 2013 lalu. Politisi Golkar itu divonis 15 tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider satu bulan kurungan.

Bersama anaknya, Dendy Prasetya, Zulkarnaen dan Fahd menerima suap dari PT Batu Karya Mas karena berhasil membantu agar perusahaan tersebut memenangkan tender proyek. Dendy Prasetya juga telah divonis delapan tahun penjara ditambah denda Rp 300 juta subsider satu bulan kurungan.

"Pak Zul (Zulkarnaen Djabar) dapat berapa. Pak Zul sudah mulai jujur kan, dia membuka siapa-siapa aja yang terima," ucap Fahd.

Dari proyek pengadaan Alquran tahun 2011 dan 2012 itu Zulkarnaen mendapatkan imbalan senilai Rp 9,2 miliar. Sementara Fahd mendapat Rp 4,7 miliar yang diberikan oleh Abdul Kadir Alydrus, rekanan yang mewakili PT Batu Karya Mas.

Zulkarnaen juga mendapatkan hadiah uang Rp 400 juta karena telah berhasil memperjuangkan dan menyetujui anggaran APBN P 2011 untuk Kemenag. Saat itu Zulkarnaen adalah anggota badan anggaran DPR.

Dengan demikian, total uang yang diperoleh Zulkarnaen dan Dendy mencapai Rp 14,3 miliar.[wid] 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya