Berita

Miss Tibet 2017/CNN

Dunia

Peserta Miss Tibet Tak Ada Yang Pernah Berkunjung Ke Tibet

SENIN, 05 JUNI 2017 | 19:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kontes kecantikan umumnya digelar dengan meriah dan banyak sponsor. Namun tidak dengan kontes kecantikan Miss Tibet.

Edisi ke-15 dari kontes kecantikan tersebut digelar secara cukup sederhana di kota kecil Dharamsala, India rumah bagi Dalai Lama dan markas pemerintah Tibet di pengasingan.

Kontes ini dilakukan dengan sedikit sponsor dan dengan kesulitan mencari juri maupun peserta.


Dalam kontes tahun ini, tercatat ada lebih banyak peserta dari sebelumnya, yakni sembilan peserta.

Namun yang menarik, dari keseluruhan peserta, tak ada satupun yang pernah datang ke Tibet. Mereka merupakan bagian dari komunitas Tibet 100.000 di India yang didirikan pada tahun 1960 setelah Dalai Lama melarikan diri melintasi perbatasan.

Kontes tersebut digelar meskipun menghadapi kontroversi di banyak bidang seperti keberatan dari anggota konservatif komunitas Tibet, dan feminis keberatan dengan kontes berdasarkan alasan moral, serta China, yang menganggap Tibet sebagai bagian integral dari wilayahnya dan menjadi objek bagi pemenang yang berpartisipasi dalam acara internasional manapun.

Acara ini diselenggarakan oleh Lobsang Wangyal, sang penyelenggara sejak tahun 2002 dengan semboyan "Merayakan Wanita Tibet".

Dia menggunakan 10.000 ribu dolar AS dari kantongnya sendiri.

Tahun ini, kata Wangyal, dua pengusaha Tibet yang tinggal di Taiwan dan AS memberikan hadiah uang tunai untuk pemenangnya. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya